Polisi Temukan Lima Benda Mencurigakan di New Jersey

Kompas.com - 19/09/2016, 15:55 WIB
Polisi dan petugas pemadam kebakaran tengah bahu-membahu menyelamatkan korban ledakan di Distrik Chelsea, Manhattan, New York, Sabtu (17/9/2016). AP Photo/Andres KudackiPolisi dan petugas pemadam kebakaran tengah bahu-membahu menyelamatkan korban ledakan di Distrik Chelsea, Manhattan, New York, Sabtu (17/9/2016).
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Kepolisian AS menemukan sebanyak lima benda mencurigakan di New Jersey, salah satunya meledak. Demikian sejumlah laporan mengatakan, Senin (19/9/2016).

Pemerintah mengatakan, sejauh ini tak ada bukti bahwa serangan di New York itu terkordinasi, melihat terjadinya tiga serangan dalam 24 jam terakhir.

Dalam insiden terakhir, polisi menemukan benda mencurigakan dalam sebuah tas ransel di sebuah tempat sampah di kota Elizabeth.

Salah satu benda mencurigakan itu meledak ketika robot pasukan penjinak bom berusaha menanganinya.

"Saat robot memotong kabelnya, benda itu meledak," kata wali kota Elizabeth, Chris Bollwage.

Sebelumnya, dua orang pria menemukan tas ransel itu pada Minggu (28/9/2016) dan melaporkannya ke kepolisian setelah melihat pipa dan kabel menjulur dari dalam tas itu.

Dalam 24 jam terjadi tiga serangan di Amerika Serikat yaitu bom Manhattan, penikaman di Minnesota dan ledakan bom pipa di New Jersey.

Insiden ini membuat kota New York meningkatkan kewaspadaan dan mengerahkan lebih dari 1.000 personel polisi dan garda nasional untuk berpatroli di lokasi-lokasi vital seperti bandara, terminal bus dan stasiun kereta api.

Apalagi, pada Selasa (19/9/2016), Presiden Barack Obama tiba di New York untuk menghadiri pembukaan siang umum PBB.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X