Pemerintah Davao Bakal Larang Wanita Berhijab Masuk Mal

Kompas.com - 15/09/2016, 14:37 WIB
Seorang serdadu menjaga lokasi ledakan di Kota Davao, Filipina, Jumat malam. via CNNSeorang serdadu menjaga lokasi ledakan di Kota Davao, Filipina, Jumat malam.
EditorGlori K. Wadrianto

DAVAO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Davao, Filipina, mempertimbangkan diberlakukannya aturan yang mewajibkan wanita berhijab melepas penutup kepala dan wajah, sebelum masuk di mal.

Keterangan ini disampaikan Kepala Keselamatan Publik dan Pusat Komando Keamanan Kota Davao,Benito de Leon, Kamis (15/9/2016).

Kebijakan itu diambil atas pertimbangan keamanan, demikian diberitakan laman Philippine Daily Inquirer.

De Leon menjelaskan, hal itu merupakan tindak lanjut dari serangan teroris yang baru terjadi di Davao.


Dalam serangan di pasar malam tersebut, 15 orang tewas dan 69 lainnya mengalami luka-luka.

Baca: Bom di Davao Diduga Dipasang oleh Teroris Keturunan Indonesia

"Kami akan menerapkan aturan yang mewajibkan warga yang hendak masuk ke pusat-pusat perbelanjaan atau tempat umum lainnya, untuk melepas topi, kacamata hitam dan termasuk hijab, untuk pemeriksaan," kata De Leon.

"Seluruh penutup yang bisa menyamarkan wajah atau identitas seseorang harus dilepas," kata dia lagi. 

Aturan ini pun akan berlaku bagi mereka yang menggunakan niqab, yakni jilbab dengan penutup wajah, hingga hanya menyisakan mata yang terlihat.

Sebuah kelompok bernama Suara Bangsamoro menentang kebijakan ini.

Mereka menyebut langkah ini sebagai bentuk praktik diskriminasi terhadap umat Muslim, tanpa menghormati kepercayaan dan budaya seseorang. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X