Dalai Lama Diundang ke Taiwan, China Keluarkan "Warning"

Kompas.com - 14/09/2016, 17:10 WIB
Dalai Lama duduk di sebelah pendeta Budha asal Perancis, Matthieu Ricard, dalam jumpa pers setelah mengunjungi Parlemen Swiss pada Selasa (16/4/2013), dalam kunjungan enam hari di negeri itu. Sayangnya, kunjungan Dalai Lama ke Universitas Sydney, Australia yang dijadwalkan Juni mendatang dibatalkan pihak universitas. Langkah ini menuai kecaman pedas dari para aktivis dan sejumlah anggota parlemen China. FABRICE COFFRINI / AFPDalai Lama duduk di sebelah pendeta Budha asal Perancis, Matthieu Ricard, dalam jumpa pers setelah mengunjungi Parlemen Swiss pada Selasa (16/4/2013), dalam kunjungan enam hari di negeri itu. Sayangnya, kunjungan Dalai Lama ke Universitas Sydney, Australia yang dijadwalkan Juni mendatang dibatalkan pihak universitas. Langkah ini menuai kecaman pedas dari para aktivis dan sejumlah anggota parlemen China.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Pemerintah China mengeluarkan peringatan kepada Pemerintah Taiwan, untuk melarang kedatangan tokoh spiritual Tibet, Dalai Lama.

Peringatan ini dikeluarkan pada Rabu (14/9/2016), seperti diberitakan Reuters.

Rencana kedatanganDalai Lama ke Taiwan menyusul undangan dari seorang anggota parlemen Taiwan.

China menyebut, kedatangan Dalai Lama ke Taiwan akan memperkeruh hubungan antara Beijing dan wilayah otonomi yang diklaim sebagai bagian dari China tersebut. 


Selama ini, China memandang biksu berusia 80 tahun itu sebagai tokoh separatis.

Presiden Taiwan terdahulu, Ma Ying-jeou menjalin hubungan erat dengan China. Dia beberapa kali menolak rencana kedatangan Dalai Lama ke wilayahnya.

Hal itu terjadi setelah kunjungan terakhir Dalai Lama ke Taiwan di tahun 2009.  Kala itu, Ma mengijinkan Dalai Lama masuk ke Taiwan, namun tak menemuinya. 

Kini, Presiden baru Taiwan Tsai Ing-wen, yang terpilih pada Januari lalu, belum menyatakan sikapnya terkait kabar kedatangan Dalai Lama.

Sebelumnynya, Dalai Lama, sempat menyampaikan ucapan selamat untuk Tsai saat dia terpilih menjadi Presiden. 

Adalah Freddy Lim, seorang musisi musik cadas terkenal di Taiwan, yang kemudian terpilih menjadi anggota parlemen, yang menyampaikan undangan kepada Dalai Lama.

Sebelum ini, Lim pun dikenal sebagai tokoh vokal yang kerap melontarkan kritik keras kepada Beijing.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X