Simpatisan Teroris Rayakan Serangan “Nine Eleven” di Media Sosial, Janjikan Serangan Lebih Besar Lagi

Kompas.com - 12/09/2016, 10:08 WIB
Foto yang menunjukkan pesawat Boeing 767 United Ailrines penerbangan 175 sesaat sebelum menabrak menara selatan gedung World Trade Center di New York, Minggu (11/9/2001). eyesopenreport.comFoto yang menunjukkan pesawat Boeing 767 United Ailrines penerbangan 175 sesaat sebelum menabrak menara selatan gedung World Trade Center di New York, Minggu (11/9/2001).
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Para simpatisan Al Qaeda dan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) memberi ucapan selamat melalui media sosial dan menjanjikan serangan lebih banyak ke Amerika.

Sewaktu Amerika Serikat (AS) memperingati 15 tahun serangan teroris 11 September 2001 pada Minggu (11/9/2016), para simpatisan Al Qaeda dan ISIS saling memberi ucapan selamat.

Mereka “merayakannya” melalui media sosial dan menjanjikan akan melakukan serangan lebih banyak lagi kepada rakyat di Negeri Paman Sam itu, seperti dilaporkan Voice of America.

Para jihadis garis keras itu menggunakan beragam saluran media sosial, seperti Telegram, Twitter, dan Google Plus, untuk saling menyampaikan ucapan selamat dan propaganda anti-Barat.

Mereka mengedarkan gambar-gambar yang dihiasi kebakaran gedung World Trade Center (WTC) di New York, dan menyebut peringatan itu sebagai "Eid of Happiness".

“Pada 11 September 2001, pilot Mohammed Atta dan Ziyad Jarah menghancurkan World Trade Center,” tulis akun Qaeda al-Jihad di Google Plus.

“Misi suci ini menewaskan hampir 5.000 orang,” tambahnya. Namun, data resmi yang dikeluarkan AS dan nama-nama mereka yang terpatri pada monumen adalah 2.983 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara seorang simpatisan ISIS memasang pesan di Twitter, ‘’Kami menghancurkan Amerika dengan pesawat sipil. Trade Center Tower menjadi tumpukan debu pada keesokan harinya”.

Seorang jihadis lain lewat Telegram meminta kelompok-kelompok teror menggunakan kesempatan itu untuk mencegah perbedaan dan bersatu melawan Barat.

“Jika begitu banyak opini yang berbeda telah membingungkan kita dan niat jahat menipu kita dalam masa-masa sulit ini, maka kenangan akan serangan 11 September seharusnya menyatukan kita, #ISIS, #Front Al Nusra, #Al Qaeda," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.