Kompas.com - 11/09/2016, 13:53 WIB
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com -  Kongres AS mengesahkan RUU yang memungkinkan keluarga korban serangan 9/11 atau nine eleven untuk menuntut pemerintah Arab Saudi untuk dugaan keterlibatan para pejabatnya.

Pemungutan suara Kongres AS untuk RUU yang sudah disetujui Senat itu dilangsungkan pada Sabtu (10/9/2011), sehari sebelum peringatan 15 tahun serangan terhadap menara kembar World Tade Center, New York.

Presiden Barack Obama menyatakan akan menolak ketentuan itu. Namun, para anggota parlemen bisa membatalkan veto Obama untuk pertama kalinya jika mereka bisa mengumpulkan cukup suara.

Arab Saudi, sekutu kunci AS, telah membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Legislator dari Partai Demokrat, Jerrold Nadler, yang memprakarsai RUU itu mengatakan, "Kami ingin mengesahkannya, secara simbolis, sebelum ulang tahun ke-15 (serangan itu)”.

Presiden Obama memperingatkan, pemerintah AS bisa menderita tuntutan-tuntutan hukum balasan jika warga AS diperbolehkan untuk menuntut  Arab Saudi ke pengadilan.

Terry Strada, Ketua Persatuan Keluarga Korban 9/11 untuk Keadilan Melawan Terorisme, berbeda pendapat

"Jika kita tidak mendanai organisasi teroris atau membunuh orang, maka kita tidak punya alasan untuk khawatir," katanya.

Calon presiden Demokrat Hillary Clinton, mantan Senator New York, adalah salah satu pendukung RUU itu.

Awal tahun ini, Pemerintah Saudi dilaporkan mengancam untuk menarik ratusan miliar dolar dana mereka dari Amerika jika RUU Keadilan Melawan Sponsor Terorisme ini diundangkan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.