Salah Navigasi, Pesawat Air Asia Tujuan Kuala Lumpur "Nyasar" ke Melbourne

Kompas.com - 07/09/2016, 18:51 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com - Biro keselamatan transportasi Australia (ATSB) akhirnya menyelesaikan penyelidikan terhadap kesalahan yang dilakukan maskapai Air Asia pada 2015.

Pada Maret 2015, sebuah Airbus A330 milik maskapai Air Asia X lepas landas dari Sydney dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia.

Namun, pesawat itu akhirnya hanya mendarat di Melbourne yang berjarak sekitar 715 kilometer dari kota Sydney.

Setelah melakukan penyelidikan atas masalah ini ATSB menyimpulkan kekacauan itu timbul akibat pilot salah memasukkan info penerbangan ke dalam sistem pesawat tersebut.

ATSB menemukan, masalah dimulai ketika kapten pesawat mengatur sistem penuntun dan manajemen penerbangan dengan memasukkan posisi kordinat yang keliru.

"Meski pilot berkesempatan mengganti kordinat untuk memperbaiki kesalahan, tetapi masalah itu tak disadari hingga pesawat itu mengudara dan mulai menerbangi arah yang salah," demikian laporan ATSB.

Kru pesawat kemudian mengetahui kesalahan dalam sistem navigasi pesawat, tetapi upaya mereka untuk memperbaiki situasi tak berhasil.

Setelah memilih opsi "discontinue" untuk menghentikan pesawat menerbangi jalur yang keliru, ternyata pesawat tak bisa kembali ke Sydney karena cuaca buruk.

Akhirnya, pilot terpaksa mendaratkan pesawat tersebut di bandara Melbourne. Pesawat dan penumpangnya kemudian tertahan di Melbourne selama tiga jam sebelum terbang kembali dan tiba di Malaysia enam jam di belakang jadwal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X