Kompas.com - 07/09/2016, 18:15 WIB
Pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau biasa tampil dalam berbagai video yang dirilis kelompok militan ini. AFP/BBCPemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau biasa tampil dalam berbagai video yang dirilis kelompok militan ini.
EditorErvan Hardoko

ABUJA, KOMPAS.com - Pertempuran antara anggota Boko Haram terjadi setelah Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengumumkan peminpin baru kelompok militan Nigeria itu.

Bulan lalu, ISIS menunjuk Abu Musab al-Barnawi, putra pendiri Boko Haram Mohammed Yusuf, sebagai pengganti Abubakar Shekau sebagai pemimpin kelompok tersebut.

Namun, Shekau bersikukuh bahwa dia masih memimpin Boko Haram, yang sudah memerangi pemeritah Nigeria sejak 2009 dan mengakibatkan setidaknya 20.000 orang kehilangan nyawa.

Sejumlah sumber di wilayah barat laut Nigeria mengatakan, kini dua faksi Boko Haram yang terbelah itu terlibat bentrokan.

Bentrokan di antara anggota Boko Haram itu tak berhenti bahkan di saat militer Nigeria tengah mempersiapkan upaya untuk menghabisi kelompok itu.

Pekan lalu, sejumlah anggota faksi Abubakar Shekau tewas dalam dua baku tembak di tempat terpisah dengan anggota faksi Al-Barnawi di kawasan Monguno, negara bagian Borno, tak jauh dari Danau Chad.

Shekau memimpin Boko Haram sejak sang pendiri Mohammed Yusuf tewas dalam tahanan polisi pada 2009. Kematian Yusuf inilah menjadi salah satu pemicu pemberontakan Boko Haram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email




Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.