Kompas.com - 05/09/2016, 22:39 WIB
Foto ini diambil dari video yang direkam Jimmy Wilson yang menyaksikan saat-saat seekor ular piton burma melilit seekor rusa di kawasan berawa di Florida, AS. Naples Daily News/MirrorFoto ini diambil dari video yang direkam Jimmy Wilson yang menyaksikan saat-saat seekor ular piton burma melilit seekor rusa di kawasan berawa di Florida, AS.
EditorErvan Hardoko

MIAMI, KOMPAS.com - Seorang pria yang sedang berjalan-jalan di kawasan rawa di Florida menyelamatkan nyawa seekor rusa yang nyaris dimangsa seekor ular piton berukuran besar.

Peristiwa itu terjadi ketika Jimmy Wilson (33), nama pria tersebut, sedang berjalan-jalan di kawasan berawa di Ochopee, Florida pada Minggu (4/9/2016).

Saat itulah dia melihat seekor ular piton, yang sebenarnya bukan spesies asli kawasan itu, tengah melilit seekor rusa buntut putih.

Jimmy kemudian merekam adegan pergulatan kedua hewan tersebut dengan menggunakan telepon genggamnya. Sambil merekam, Jimmy melepaskan sejumlah tembakan ke udara.

Suara tembakan tersebut mengagetkan sang ular yang kemudian melepaskan mangsanya dan bergerak pergi. Namun, Jimmy kemudian membunuh ular berukuran besar itu.

Jimmy kemudian menunggu di dekat rusa tersebut yang tak lama setelah lolos dari maut berhasil berdiri dan melarikan diri.

Menurut harian Naples Daily News, Komisi Konservasi Ikan dan Hewan Liar Florida memang mengizinkan warga memburu dan menangkap ular piton untuk mendapatkan insentif berupa uang tunai.

Ular piton burma dituding sebagai biang keseimbangan alam di taman nasional Everglades, Florida dan dikatagorikan sebagai spesies invasif di kawasan tersebut.

Para ilmuwan yakin terdapat sekitar 30.000-300.000 ekor ular piton burma di wilayah selatan Florida ini.

Pada Januari 2012, Kementerian Dalam Negeri AS melarang impor hewan melata ini. Sayangnya, upaya untuk mengendalikan populasi hewan ini sangat buruk sehingga jumlahnya terus bertambah.


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.