Kompas.com - 02/09/2016, 17:06 WIB
EditorErvan Hardoko

"Anak-anak itu terus berada di bawah pengawasan dan bantuan kru JetBlue, dan kami sadar situasi ini telah membuat keluarga kedua anak itu panik," tambah JetBlue.

Maribel terbang ke Republik Dominika untuk berlibur bersama putranya itu pada 28 Juli. Sepekan kemudian dia pulang ke New York, dan meninggalkan Andy bersama kerabatnya di Dominika.

Saat membelikan tiket pulang untuk Andy, Maribel membayar ongkos tambahan sebesar 100 dolar AS agar kru JetBlue memberikan bantuan khusus bagi putranya itu.

Maribel mengatakan, dibutuhkan waktu tiga jam sebelum staf JetBlue melacak keberadaan Andy di Boston dan kemudian menghubungkan Andy dengan ibunya lewat telepon.

"Ibu mereka menaruh saya di pesawat yang salah," ujar Maribel menirukan putranya.

JetBlue kemudian menerbangkan Andy ke New York di hari yang sama dan mengembalikan biaya tiket sebesar 475 dolar AS dan serta uang 2.100 dolar sebagai kompensasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.