Kompas.com - 01/09/2016, 22:00 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

SYDNEY, KOMPAS.com - Sejumlah pelajar Indonesia tertimpa musibah di Sydney. Mereka terhempas ombak di Pantai Bondi. Bahkan ada di antara pelajar itu, hingga Kamis (1/9/2016) masih dirawat di rumah sakit di Sydney.

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (30/8/2016), beberapa pelajar internasional terkena hempasan ombak saat bermain air di Pantai Bondi, Sydney.

Baca: 7 Pelajar Indonesia Nyaris Tenggelam di Bondi Beach, 2 Kritis

Menurut polisi setempat, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 12.30. 

“Ombak besar datang dan menghempas banyak dari mereka. Ambulans dipanggil untuk menolong dua dari mereka yang hilang kesadaran,” tutur Inspektur Polisi Chris Stiles seperti dikutip dari situs ABC News.

Para pelajar ini dilaporkan tak melakukan hal-hal di luar kewajaran yang membuat mereka terancam bahaya. Bahkan mereka sedang berenang di area aman.

“Ini benar-benar insiden naas, di mana ombak datang dan menerjang mereka tanpa disadari,” kata Chris Stiles.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney telah mengonfirmasi bahwa dua pelajar itu berasal dari Indonesia.

“Pada tanggal 30 Agustus, telah terjadi musibah yang menimpa dua pelajar Indonesia. Kedua pelajar tersebut terhempas ombak mendadak (freak wave) di Bondi Beach,” ujar Yayan Mulyana, Konsul Jenderal RI di Sydney kepada Australia Plus.

Yayan menjelaskan, sesaat setelah kejadian kedua pelajar itu langsung dibawa ke rumah sakit.

“Satu sudah pulih, sementara yang satunya lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit,” kata dia.

KJRI tak bersedia memberikan nama rumah sakit tempat kedua pelajar itu dirawat.

Namun berdasarkan keterangan yang dihimpun tim ABC, satu pelajar yang terluka serius dibawa ke Rumah Sakit St.Vincent dan satu lainnya dirujuk ke RS anak di Sydney.

“Kami (KJRI) telah menemui adik pelajar yang terkena musibah di rumah sakit. Tanggal 30 Agustus malam membantu mengurus visa orangtuanya, sehingga alhamdulillah bisa tiba di Sydney pagi tanggal 31 Agustus,” ungkap Yayan Mulyana.

Dua pelajar yang belum diketahui namanya itu adalah bagian dari kelompok pelajar Indonesia yang tengah melakukan karya wisata di Australia selama dua pekan.

“Mereka pelajar di sebuah sekolah di Jakarta dan saat ini berada di kelas 11. Mereka ke sini karena karya wisata yang diadakan pihak sekolah,” kata Yayan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.