Bekas Perekrut Al Qaeda Kini Bekerja di Universitas George Washington

Kompas.com - 01/09/2016, 11:53 WIB
Jesse Morton mantan anggota Al-Qaeda yang kini dipekerjakan Universitas George Washington, AS. IndependentJesse Morton mantan anggota Al-Qaeda yang kini dipekerjakan Universitas George Washington, AS.
EditorErvan Hardoko

Setelah berkunjung ke Maroko, di mana dia bertemu para pemuda Muslim sekuler, gambarannya soal Islam mulai berubah.

Namun kemudian dia ditangkap aparat Maroko dan diekstradisi ke AS untuk menjalani hukuman penjara karena mengancam produser acara South Park.

Jesse dijatuhi vonis 11 tahun penjara tetapi hanya menjalani tiga tahun masa hukumannya. Selama di penjara, Jesse menghabiskan waktunya di perpustakaan, membaca karya sastra dan filsafat.

Secara khusus, Jesse mengucapkan terima kasihnya kepada seorang agen perempuan FBI yang memperlakukan dia sebagai manusia dan mendorongnya untuk membuka diri.

Sejak dibebaskan dari penjara Februari 2015, Jesse ikut membantu FBI dalam sejumlah kasus penting.

"Saya menderita karena melakukan kesalahan yang sangat besar," kata Jesse kepada CNN ketika itu.

"Saya sudah melihat banyak hal yang dilakukan organisasi ekstremis dan mengetahui bahwa saya pernah mendukung ide-ide mereka, sungguh menyakitkan," tambah dia.

Jesse adalah satu dari sejumlan mantan anggota kelompok militan yang memilih untuk meninggalkan masa lalunya dan mulai mendidik orang lain.

Nama lain adalah Maajid Nawaz, mantan anggota sebuah kelompok radikal Islam yang kini menjadi aktivis dan penulis. Dia bahkan menjadi pengkritik keras ekstremisme Islam di Inggris.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X