Kompas.com - 01/09/2016, 06:46 WIB
Dilma Rousseff dimakzulkan oleh Senat Brasil, Rabu (31/8/2016) BBCDilma Rousseff dimakzulkan oleh Senat Brasil, Rabu (31/8/2016)
EditorPascal S Bin Saju

BRASILIA, KOMPAS.com – Presiden perempuan pertama Brasil Dilma Rousseff dimakzulkan oleh sidang majelis tinggi negara itu, Rabu (31/8/2015), waktu setempat karena dugaan korupsi.

Sebanyak 61 suara majelis tinggi memilih untuk mendepak Rousseff dari kursi presiden dan 20 suara menolak, seperti dilaporkan oleh The Guardian.

Jumlah tersebut memenuhi dua pertiga suara yang dibutuhkan bagi parlemen untuk memecat Rousseff dari jabatan yang seharusnya baru akan berakhir dua tahun lagi.

Sejak rencana pemecatan dirinya diwacanakan tahun lalu, Roussef yang menjadi presiden pertama kali sejak tahun 2010, telah berulangkali menolak tudingan itu.

Rousseff mengatan, semua kasus yang dituduhan kepadanya adalah fitnah. Sedangkan upaya pemakzulan ditudingnya sebagai kudeta yang keji.

Pemakzulan Rousseff pada Rabu oleh manjelis tinggi sekaligus mengakhiri 13 tahun kekuasaan Partai Buruh di dalam pemerintahan Brasil.

Meskipun tidak pernah kalah pemilu, Rousseff  menyadari bahwa dukungannya di tengah masyarakat dan Kongres telah merosot tajam.

Kasus paling rumit yang membuatnya dilengserkan ialah penurunan tajam ekonomi, kelumpuhan sistem pemerintah, dan skandal suap yang menyeret hampir semua partai besar negara itu.

Rousseff dituduh mengalihkan anggaran antarpemerintah secara ilegal.

Di luar itu, Rousseff juga dituduh berusaha menutup defisit program sosial sebagai upaya mendorongnya untuk dipilih  lagi untuk kedua kalinya pada Oktober 2014.

Pejabat presiden sementara Michel Temer mengantikan Rousseff sampai berakhirnya periode jabatannya di akhir Januari 2019.

Rousseff telah diberhentikan sementara pada Mei lalu, setelah Senat melakukan pemilihan sebelum proses pemakzulan dimulai Rabu kemarin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.