Kompas.com - 31/08/2016, 10:01 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Yasmin, seorang perempuan Yazidi, pernah jadi korban perkosaan kelompok bejat Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Ia kemudian melarikan diri, namun trauma memicunya melakukan upaya bakar diri ketika takut diperkosa lagi.  Kini ia menjalani perawatan di Jerman dan kembali menyulam masa depan.

Ketika pertama kali bertemu dengan Yasmin, psikolog khusus trauma Jan Ilhan Kizilhan terkejut dan terdiam, seperti dilaporkan Deutche Welle, Selasa (30/8/2016).

Kizilhan bertemu dengan Yasmin di kamp pengungsi dekat kota Dohuk, ibu kota Provinsi Dohul di wilayah Kurdistan, Irak.

“Ketika saya membuka tenda selama 5-10 detik, saya syok sendiri. Karena tubuhnya benar-benar terbakar, tidak ada mata, tidak ada hidung, tidak ada telinga. Semua kulit terbakar," kata Kizilhan.

Gadis ini sebenarnya telah diselamatkan dan tinggal di sebuah kamp pengungsi di Irak selama dua minggu, ketika suatu hari trauma itu datang menghantui.

Ia merasa mendengar suara-suara militan ISIS di luar tendanya. Yasmin mengira orang yang dulu menculiknya datang.

Trauma itu membuatnya berpikir, dirinya akan menghadapi perkosaan dan pelecehan seksual lagi di tangan ISIS.

Yasmin yang baru berusia 17 tahun bersumpah untuk membuat dirinya tidak lagi menarik, dengan mengguyur wajah dan tubuhnya dengan bensin lalu menyalakan korek api.

Api membakar rambut dan wajahnya, mengupas hidung, bibir dan telinganya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.