Kompas.com - 26/08/2016, 10:30 WIB
EditorErvan Hardoko

WARSAWA, KOMPAS.com - Para pemburu harta karun akhirnya menghentikan upaya mencari kereta emas Nazi Jerman yang diduga disembunyikan di kawasan pegunungan Polandia.

Berdasarkan legenda lokal, kereta api pembawa harta karun Nazi itu disembunyikan dalam terowongan rahasia di pegunungan Owl tak jauh dari kota Walbrzych, wilayah barat daya Polandia.

Dugaan itu muncul karena wilayah ini menjadi jalur penarikan mundur pasukan Jerman yang sedang dikejar pasukan Uni Soviet di penghujung Perang Dunia II pada 1945.

Tahun lalu, dua pemburu harta karun Piotr Koper dan Andreas Richter mengklaim bahwa mereka sudah dekat dengan penemuan kereta-kereta itu.

Klaim itu berdasarkan temuan radar mereka yang disebut menampilkan gambar-gambar sejumlah kereta terkubur di bawah tanah sedalam sembilan meter.

Namun, setelah mencoba mencari selama beberapa pekan, pada Rabu (24/8/2016), kedua pemburu harta karun itu menyerah karena tak kunjung menemukan petunjuk yang lebih kuat.

Mereka akhirnya mengakui tidak menemukan terowongan rahasia apalagi kereta harta. Apa yang terlihat sebagai rangkaian gerbong kereta yang tertangkap radar adalah formasi alami bebatuan yang terbentuk oleh es di bawah tanah.

Meski perburuan harta itu berakhir dengan kegagalan, warga kota kecil Walbrzych tak ambil pusing. Sebab, kabar adanya harta karun di dekat kota itu membawa uang jutaan dolar ke kota kecil itu.

Jumlah wisatawan yang datang ke kota itu melonjak 44 persen sejak tahun lalu ketika para turis dan pemburu harta karun berbondong-bondong datang ke sana.

"Nama kota ini disebut-sebut di media massa internasional dan itu bernilai sekitar 200 juta dolar AS," kata Arkadiusz Gudzien, juru bicara pemerintah kota Walbrzych kepada The New York Times.

"Anggaran promosi untuk kota ini adalah 380.000 dolar AS setahun, jadi pikirkan itu. Bagi kami, meski pemburu harta tak menemukan apapun, kereta emas itu sudah tiba di kota ini," kata Arkadiusz yang juga mengepalai badan promosi kota Walbrzych.

Arletta Adamska, yang mengelola sebuah penginapan di dekat lokasi harta karun Nazi, mengatakan penginapannya sudah penuh dipesan untuk sepanjang musim panas.

Bahkan, wali kota Walbrzych Roman Szelemej mengusulkan agar bundaran utama di kota itu diberi nama Koper dan Richter, yang yakin harta karun Nazi ada di dekat kota itu.

"Pemberian nama itu untuk mengenang jasa kedua orang tersebut untuk kota kami," ujara Szelemej.

Walbrzych adalah kota kecil berpenduduk 120.000 orang yang terjerat angka pengangguran tinggi setelah lima tambang batu bara di tempat itu ditutup pada 1990-an.

Penambangan ilegal menjadi salah satu sumber mata pencaharian, tetapi kini pemerintah kota menemukan sumber pendapatan baru yaitu demam harta karun Nazi.

Pegunungan OWl yang diisukan menjadi tempat disembunyikannya harta karun Nazi dulunya merupakan wilayah Jerman dan kini berada di dalam wilayah Polandia.

Kereta harta Nazi itu sudah sejak lama menjadi obsesi para pemburu harta karun, meski belum pernah ditemukan bukti ilmiah keberadaan kereta harta karun itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.