Turki Tambah 10 Tank Tempur ke Suriah untuk Dukung Oposisi

Kompas.com - 25/08/2016, 15:27 WIB
Sebuah tank dan kendaraan lapis baja ditempatkan di dekat perbatasan Turkis-Suriah yakni di Karkamis yang terletak di wilayah Provinsi Gaziantep, Turki, 23 Agustus 2016. Ihlas News Agency via REUTERSSebuah tank dan kendaraan lapis baja ditempatkan di dekat perbatasan Turkis-Suriah yakni di Karkamis yang terletak di wilayah Provinsi Gaziantep, Turki, 23 Agustus 2016.
EditorPascal S Bin Saju

KARKAMIS, KOMPAS.com – Sekalipun dikecam oleh rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad,  pasukan Turki malah menambah sedikitnya 10 tank tempur lagi ke wilayah Suriah, Kamis (25/8/2016).

Langkah itu terjadi sehari setelah pejuang oposisi Suriah yang pro-Turki berhasil mengusir para jihadis Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dari Jarabulus, kota Suriah di perbatasan dengan Turki.

Ke-10 tank itu, seperti dilaporkan Agence France-Presse,  dikirim untuk bergabung dengan puluhan tank lainnya serta pasukan khusus Turki dalam operasi Perisai Eufrat yang menyeberang ke Jarabulus sejak Senin (22/8/2016).

Menurut Ankara, operasi itu untuk melawan ekstremis ISIS dan pejuang Unit Perlindungan Rakyat (YPG) Kurdi yang semakin merangsek maju ke perbatasan dengan Turki.

Bagi Ankara, militan ISIS dan pejuang YPG Kurdi adalah kelompok teroris berbahaya. Di masa lalu, dua kelompok itu mengklaim bertanggung jawab dalam beberapa serangan teror bom.

Presden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa serangan ofensif itu telah berhasil mengudir ISIS dari Jarabulus.

Erdogan juga mengatakan, milisi Suriah yang pro dengan Ankara telah mendorong jihadis jauh ke selatan yakni ke  kota Al Bab, Suriah.

Dalam operasi kali ini, sejumlah besar pasukan khusus Turki telah dikirim ke medan tempur dengan dukungan jet yang menyerang target-target pejuang ISIS

Harian Hurriyet, mengutip sumber-sumber militer, mengatakan, 100 militan ISIS telah dibunuh selama serangan terbuka itu. Namun, klaim itu sulit diverfikasi secara independen.

Media tersebut juga melaporkan, sekitar 1.500 pejuang Suriah terlibat dalam operasi untuk mendukung 200 tentara Turki di medan perang.

Pemerintah Suriah, Rabu (24/8/2016), telah mengecam serangan pasukan khusus Turki ke Jarabulus, sekalipun untuk menyerang kelompok teror ISIS.

Damaskus bereaksi setelah pasukan Turki menyeberang ke kota dii wilayah wilayah Suriah itu, pada Rabu dini hari dengan dilengkapi sejumlah tank dan kendaraan lapis baja.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan "mengecam penyeberangan perbatasan Turki-Suriah oleh tank dan kendaraan lapis baja Turki menuju kota Jarabulus”.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X