Korea Utara Tembakkan Misil Balistik dari Kapal Selam

Kompas.com - 24/08/2016, 06:00 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan peluncuran sebuah misil balistik dari kapal selam di perairan dekat Sinpo, di timur laut negeri itu. Militer AS mengklaim foto ini adalah foto palsu yang direkayasa demi kepentingan propaganda.


EPA/TelegraphPemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan peluncuran sebuah misil balistik dari kapal selam di perairan dekat Sinpo, di timur laut negeri itu. Militer AS mengklaim foto ini adalah foto palsu yang direkayasa demi kepentingan propaganda.
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara melakukan uji coba penembakan misil balistik dari kapal selam, Rabu (23/8/2016), beberapa hari setelah latihan militer Korea Selatan-AS dimulai.

Panglima Angkatan Bersenjata Korsel dalam pernyataan persnya menyebut misil balistik itu ditembakkan dari sebuah kapal selam di Laut Jepang sekitar pukul 05.50 waktu Seoul atau sekitar 03.50 dini hari WIB.

Pernyataan singkat itu tidak memberikan penjelasan lebih rinci dan keberhasilan uji coba penembakan misil balistik itu.

Uji coba ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua Korea dan hanya beberapa hari setelah puluhan ribu prajurit AS dan Korsel memulai latihan tahunan dengan nama sandi "Ulchi Freedom".


Seoul dan Washington bersikukuh latihan gabungan tahunan ini hanya bersifat defensif dan hanya untuk menjaga kemampuan militer kedua negara.

Namun, Pyonyang menganggap latihan militer ini sebagai sebuah aksi provokatif dan sebuah tindakan kriminal yang tak bisa dimaafkan.

Akibatnya, Pyongyang menyatakan semua ancaman terhadap wilayah kedaulatannya akan memicu digelarnya serangan nuklir.

Latihan militer gabungan "Ulchi Freedom" ini berlangsung selama dua pekan dengan skenario menghadapi serangan total Korea Utara.

Latihan ini sebagian besar menggunakan simulasi komputer tetapi tetap melibatkan setidaknya 50.000 prajurit Korsel dan 25.000 prajurit AS.

Latihan semacam ini selalu meningkatkan ketegangan di antara kedua negara yang terbelah itu dan latihan tahun ini berbarengan dengan banyaknya kasus pembelotan ke Korea Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X