Kompas.com - 23/08/2016, 18:21 WIB
Khieu Samphan, salah seorang pemimpin rezim Khmer Merah yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. AP/BBCKhieu Samphan, salah seorang pemimpin rezim Khmer Merah yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
EditorPascal S Bin Saju

PHNOM PENH, KOMPAS.com – Pengadilan Kamboja yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa (23/8/2016), menghadirkan para saksi terkait dengan perkawinan paksa era Khmer Merah.

Khmer Merah, rezim paling brutal di Asia Tenggara, bertanggung jawab atas kematian lebih dari dua juta jiwaatau hampir 25 persen dari total populasi Kamboja pada 1975-1979.

Menurut kantor berita AFP, testimoni untuk pertama kalinya di pengadilan itu telah menghadirkan puluhan ribu pasangan yang dipaksa menikah sebagai bagian dari rencana Khmer Merah untuk meningkatkan jumlah populasi.

Seorang perempuan mengatakan, dia telah diperkosa oleh seorang komandan Khmer Merah setelah dia diancam akan dieksekusi karena menolak perkawinan paksa dengan suaminya.

Dua pemimpin senior rezim Khmer Merah, yakni “Kakak Nomor Dua” Nuon Chea (90) dan Khieu Samphan (85), telah diseret ke pengadilan.

Shampan adalah mantan politisi komunis Kamboja yang menjadi presiden negara presidium Demokratik Kamboja antara 1976-1979.

Ketika itu, Shampan menjabat sebagai kepala negara Kamboja dan salah satu pimpinan paling berkuasa dalam gerakan Khmer Merah, di samping Pol Pot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dipimpin oleh ”Kakak Nomor Satu” Pol Pot, Khmer Merah berencana mengubah masyarakat Kamboja menjadi masyarakat sosialis petani.

Utopia ini antara lain dijalankan dengan membunuh orang terpelajar yang tinggal di perkotaan, atau memaksa mereka pindah menjalani kerja paksa ke desa mengolah pertanian.

Nuon Chea dan Shampan didakwa melakukan kejahatan melawan kemanusiaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X