Kompas.com - 19/08/2016, 12:00 WIB
Dalton Davis via USA TODAYDalton Davis
EditorGlori K. Wadrianto

PORTLAND, KOMPAS.com - Dalton R Davis, seorang pemuda asal Indiana, Amerika Serikat, Rabu (17/8/2016), dijatuhi hukuman penjara selama 65 tahun.

Vonis itu dijatuhkan hakim karena pemuda 22 tahun itu terbukti telah membunuh anak kekasihnya yang berusia lima minggu. 

Lelaki itu pun tidak memberikan penjelasan tentang alasan apa yang mendorongnya untuk membawa bayi perempuan itu ke luar rumah pada 28 September lalu.

Saat itulah dia menahan bayi tersebut dengan kaki, lalu membantingnya ke atas trotoar sebanyak dua hingga tiga kali.

Dia pun tak berbicara ataupun menyampaikan rasa penyesalannya kepada ibu dari anak itu. Hal serupa pun tak dilakukan kepada orang-orang yang mengasihi bayi bernama Lillian Grace Lloyd tersebut.

Bahkan, selama ini, Davis pun tak pernah berada di dalam ruang sidang untuk mendengarkan tuduhan yang dijatuhkan kepadanya.

Dia menggunakan haknya untuk mengikuti persidangan melalui jaringan video yang terhubung ke lembaga pemasyarakatan wilayah Jay, tempat dia ditahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saya belum pernah melihat ada orang yang begitu tak berperasaan dan mampu melakukan perbuatan barbar macam ini," kata Hakim Brian Hutchison, seperti dikutip USA Today.

Hutchison pula yang kemudian menjatuhkan hukuman 65 tahun penjara dengan tuduhan pembunuhan.

Hukuman 65 tahun merupakan ganjaran maksimum yang berlaku di negara bagian Indiana, selain hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat dan hukuman mati. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.