Dari Ilmu Teknik Sipil, Hasan Ciptakan Metode Praktis Belajar Bahasa Arab

Kompas.com - 09/08/2016, 19:51 WIB
|
EditorAmir Sodikin

Meski lebih rumit, Hasan menjamin, ini cara paling sederhana untuk menjelaskannya. Hasan mengatakan, dari metode sederhana ini, warga Muslim yang baru belajar bisa perlahan belajar dan tahu ada 26.800 kata yang bisa dibentuk.

“Mereka bisa belajar dengan gembira. Ini seperti game (permainan),” ungkapnya sambil tersenyum.

Belajar lebih mudah

KOMPAS.com/Caroline Damanik Haris (kiri) dan ayahnya, Imran, warga Muslim di Victoria, Australia, datang ke seminar yang menghadirkan Hasan Alshaksir, seorang cendekiawan Muslim di Australia. Hasan menciptakan metode belajar sederhana yang diberi nama “Noon Arabic” untuk mengenalkan tulisan dan bahasa Arab ke berbagai kalangan, baik orang dewasa maupun anak-anak, dengan mudah.
Imran Haris merasa bersyukur datang ke pertemuan yang menghadirkan Hasan di IREA.

Dia mengaku tertarik dengan metode Noon Arabic dan akan terus mendorong anaknya untuk belajar bahasa Arab melalui metode ini.

Dari pengalamannya, Haris, putranya, kerap menemui sejumlah tantangan saat belajar bahasa Arab, seperti salah pengucapan.

“Metode ini sangat bagus, khususnya bagi anak-anak. Mereka bisa belajar Bahasa Arab dengan lebih mudah,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Haris yang ada di sebelahnya mengaku ingin terus belajar bahasa Arab.

“Saya belajar bagaimana mengatakan ini dan itu dalam bahasa Arab. Sekarang saya bisa bicara dalam bahasa Arab," ungkapnya.

Apakah sulit belajar bahasa Arab baginya?

"Tidak terlalu sulit,” ucap Haris penuh percaya diri.

 

KOMPAS.com/Caroline Damanik Buku dan alat peraga pendukung metode Noon Arabic, metode sederhana belajar bahasa Arab yang diciptakan Hasan Alshaksir, seorang cendekiawan Muslim di Australia.

 

(Tulisan ini merupakan bagian dari program "Jelajah Australia 2016". Kompas.com telah meliput ke berbagai pelosok Australia pada rentang 14 Mei - 15 Juni 2016 atas undangan ABC Australia Plus. Di luar tulisan ini, masih ada artikel menarik lainnya yang telah disiapkan terbit pada Juli hingga akhir Agustus 2016. Anda bisa mengikuti artikel lainnya di Topik Pilihan "Jelajah Australia 2016".)

 

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X