Kompas.com - 08/08/2016, 15:43 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

DARTFORD, KOMPAS.com - Seorang ibu yang sedang menyusui bayinya marah besar ketika seorang perempuan datang kepadanya dan meminta dia untuk tidak menyusui di muka umum.

Peristiwa itu terjadi di sebuah taman di Kota Dartford, Kent, Inggris, Kamis pekan lalu.

Seperti dilansir laman WWWN, Senin (8/8/2016), wanita yang sedang menyusui bayinya itu lantas menyemprotkan ASI kepada perempuan yang menegurnya tadi.

Peristiwa ini berawal ketika si ibu memutuskan berhenti berjalan dan mulai menyusui di kursi taman. Di taman itu ada anak-anak dan orang-orang dewasa. 

Ternyata ada, satu perempuan yang tak nyaman dengan pemandangan itu. Dia merasa, suaminya tak bisa berhenti memandang ke arah ibu menyusui tadi.

Dia pun bergegas menegur dan meminta perempuan menyusui itu untuk pindah ke tempat yang lebih privat. 

Seketika itu, sang ibu marah dan menyiramkan ASI ke arah perempuan itu. 

Melarang perempuan menyusui bayi di muka umum, merupakan bentuk pelanggaran hukum di Inggris. Cerita ini lalu berjejak luas dan menyebar di media sosial.

“Wanita yang ada di taman Dartford itu merasa pantas menyusui di muka publik, dan dengan mudahnya menarik perhatian suami saya," tulis perempuan yang menjadi korban penyiraman.

"Saya rasa tak penting buat dia bertindak berlebih dengan menyiramkan susu ke muka saya, saat saya minta dia pindah ke tempat yang lebih privat. Saya harap kamu malu dengan dirimu sendiri," tulis perempuan itu di akun Facebook-nya. 

Namun cerita ini mendapat sambutan miring dari pengguna media sosial lainnya. Salah satunya dari pengguna Facebook bernama Danielle Stephens.

“Kamu layak mendapatkan itu (disiram susu). Jika kamu tidak suka dengan itu, ya jangan dilihat. Jika kamu tak percaya dengan suamimu sendiri, ya uruslah dengan suamimu," ungkap Danielle Stephens.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.