Kompas.com - 08/08/2016, 11:49 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Para penggemarnya bersemangat memaknai pesan itu bahwa mungkin Snowden hendak membocorkan dokumen rahasia lainnya dari pemerintah AS.

Namun, kemudian, muncul lagi pesan berisi 64 huruf acak dan angka dikirim di akun Twitter pria berusia 33 tahun itu, Jumat (5/8/2016).

Pada Minggu (7/8/2016), kedua pesan itu telah dihapus.  Hal itu memicu berbagai spekulasi, termasuk kemungkinan bahwa sandi itu sebagai pesan bahwa Snowden telah dieksekusi di Rusia.

Teori konspirasi mengatakan, kode itu mungkin menjadi kunci untuk file terenkripsi yang sudah diberikan kepada wartawan yang telah bekerja dengan dia sebelumnya.

Beberapa lainnya mengatakan, bahwa agen-agen AS – atau Rusia – mungkin telah menemukan Snowden sebelum ia bisa melepaskan sandi tersebut.

Salah satu rekannya,  seorang wartawan bernama Glenn Greenwald, telah menyakinkan publik bahwa Snowden "baik-baik saja".

Namun, nasib Snowden masih tetap menjadi rahasia yang sulit diketahui sejak ia mengirim pesan samarnya itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.