Kompas.com - 05/08/2016, 11:49 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Video aksi-aksi pemerkosaan yang direkam dengan menggunakan telepon genggam ramai diperjualbelikan di negara bagian Uttar Pradesh, India.

Kondisi ini membuat warga marah dan meminta menteri utama Uttar Pradesh mengundurkan diri, apalagi negara bagian ini dianggap sebagai wilayah yang paling banyak menghasilkan aksi kekerasan di India.

Potongan-potongan video itu, berdurasi antara 30 detik hingga lima menit, dijual dalam jumlah ratusan kopi setiap hari di berbagai tempat di Uttar Pradesh.

Harian The Times of India mengabarkan, video-video itu dijual dengan harga 50-150 rupee atau antara Rp 10.000 hingga Rp 30.000 per buah.

"Kami mengetahui hal itu. Kami sudah mengambil langkah yang diperlukan. Namun, kesulitannya adalah penjualan ini terjadi di bawah tangan," kata Ajay Sharma, wakil inspektur kepolisian kota Agra.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kasus pemerkosaan beramai-ramai terjadi di Uttar Pradesh. Pekan lalu seorang perempuan dan putrinya yang berusia 14 tahun diperkosa setelah diseret dari mobil mereka oleh sekelompok orang bersenjata.

Media setempat mengabarkan, awalnya kepolisian tidak menanggapi permintaan bantuan terkait peristiwa itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harian Indian Express mengabarkan, pekan ini seorang perempuan diperkosa beberapa orang, lagi-lagi di Uttar Pradesh. Harian itu juga menyebutkan, para pelaku merekam aksi mereka dengan menggunakan telepon genggam.

Para pemerkosa ini merekam aksi mereka sebagai sarana untuk memeras dan mengancam korban agar tak melapor ke kepolisian, demikian sebut The Times of India.

Akibat fenomena ini, Menteri Utama Uttar Pradesh Akhiles Yadav dibanjiri kecaman, terutama karena meningkatnya kekerasan terhadap perempuan.

Di dunia maya, tagar #LawlessUP menjadi trending topic Twitter di India pekan ini sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintah Uttar Pradesh.

Pada 2014, dilaporkan terkadi 337.922 kasus kekerasan terhadap perempuan yang meliputi pemerkosaan, pelecehan seksual, dan penculikan di seluruh India.

Angka ini meningkat sembilan persen dari tahun sebelumnya. Angka kasus pemerkosaan di India tetap tinggi meski negeri itu sudah memperberat hukuman bagi para pemerkosa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.