Jamaika Bayar Utang Beli Minyak ke Venezuela dengan Bahan Pangan

Kompas.com - 03/08/2016, 11:54 WIB
Aksi unjuk rasa memprotes dan menuntut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mundur pada 11 Mei 2016 di Caracas. AFP/Federico ParraAksi unjuk rasa memprotes dan menuntut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mundur pada 11 Mei 2016 di Caracas.
EditorErvan Hardoko

CARACAS, KOMPAS.com - Krisis pangan yang berkelanjutan di Venezuela membuat negeri itu melakukan berbagai cara untuk mencukupi kebutuhan rakyatnya.

Salah satu langkah adalah mengkonversi utang negara lain saat membeli minyak dengan pengiriman bahan makanan.

Pemerintah Jamaika mengumumkan, negeri itu akan membayar sebagain utang pembayaran minyak kepada Venezuela dalam bentuk makanan, obat-obatan dan pupuk.

"Keputusan ini diambil terutama untuk membantu Venezuela dalam bentuk obat-obatan, makanan dan pupuk," kata Menteri Penerangan Jamaika, Ruel Reid.

Langkah ini dimungkinkan di bawah perjanjian antara Venezuela dan 12 negara Karibia pada 2005 yang menjamin Venezuela menjual minyak dengan harga yang disepakati dengan negara-negara Karibia itu.

Dalam perjanjian itu juga diatur bahwa negara-negara tersebut membayar 50 persen harga minyak secara tunai dan sisanya dicicil selama 25 tahun.

Buah dari perjanjian ini, bahan makanan bernilai sekitar 3 juta dolar AS atau Rp 39 miliar akan dikirimkan ke Venezuela untuk membayar utang yang terakumulasi sejak 2006.

Sedangkan uang sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 13 miliar akan disumbangkan Kementerian Sains, Energi dan Teknologi Jamaika untuk Venezuela.

Akibat krisis ekonomi parah yang dipicu anjloknya harga minyak dunia, membuat Venezuela berada di ambang keambrukan ekonomi dan politik.

Antrean warga negeri kaya minyak itu untuk sekadar mencari makanan dan kebutuhan dasar lainnya menjadi pemandangan lazim di berbagai kota.

Bahkan warga di perbatasan harus menyeberang ke wilayah Kolombia untuk mendapatkan bahan pokok yang tak bisa diperoleh di negeri sendiri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X