Kompas.com - 02/08/2016, 13:03 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com — Penyelidikan panjang terkait misteri hilangnya pesawat Malaysia Air MH370 yang dipimpin Australia mengarah pada sebuah dugaan yang mencengangkan.

Penyelidik senior kecelakaan penerbangan dari Kanada, Larry Vance, meyakini bahwa kecelakaan udara Boeing 777 yang hilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada Maret 2014 tersebut sengaja diarahkan ke air.

Kesimpulan yang disampaikan Vance dalam sebuah siaran berita Australia 60 Minutes ini didasarkan pada hasil pemeriksaan pecahan sayap pesawat.

Baca: Dari Pecahan Sayap Pesawat Muncul Harapan Ungkap Misteri Jatuhnya MH370

Sebelumnya, Otoritas Australia yang memimpin pencarian pesawat ini berharap sebuah temuan bagian pecahan pesawat di Tanzania dapat mengungkap misteri tentang bagaimana pesawat itu jatuh. 

 

Harapan itu di tengah minimnya informasi atas puing yang ditemukan setahun lalu. Sama halnya dengan perburuan bawah laut di lepas pantai barat Australia yang ditarik tanpa adanya hasil yang memuaskan.

Larry Vance meyakini pesawat dengan 239 penumpang dan kru tersebut masuk ke dalam air sepenuhnya dikendalikan oleh seseorang.

Namun, tim yang melakukan penyelidikan ini belum secara resmi mengungkap konklusi tersebut. Mereka mengaku masih menyelidiki apakah pesawat itu dikendalikan hingga detik terakhir. 

Baca: Spekulasi Pilot MH370 Bunuh Diri Muncul Lagi 

Vance sebelumnya adalah seorang investigator yang bekerja untuk Lembaga Keamanan Penerbangan Kanada dan Badan Keselamatan Transportasi Kanada. Dia telah menyelidiki lebih dari 200 kecelakaan penerbangan sepanjang kariernya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.