Kompas.com - 30/07/2016, 19:00 WIB
Warga Brussels, Rabu (23/3/2016), melakukan mengheningkan cipta untuk mengenang korban tewas dalam serangan bom di bandara dan stasiun kereta bawah tanah, Getty/BBCWarga Brussels, Rabu (23/3/2016), melakukan mengheningkan cipta untuk mengenang korban tewas dalam serangan bom di bandara dan stasiun kereta bawah tanah,
EditorGlori K. Wadrianto

BRUSSELS, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Belgia menangkap dua orang yang diduga sedang merancang serangan teror di Belgia.

Penangkapan dilakukan menyusul penggerebekan yang digelar Jumat (29/7/2016) atas perintah majelis hakim pengadilan anti-terorisme. Demikian diterangkan Jaksa Federal, Sabtu (30/7/2016) seperti dikutip AFP.

Belgia sedang dalam keadaan darurat terorisme menyusul serangan mematikan pada bulan Maret lalu, yang diklaim kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) sebagai perbuatan mereka.

Termasuk rangkaian serangan teror di Perancis dan Jerman bebeberapa waktu lalu, membuat otoritas keamanan di Belgia kian waspada. 

Disebutkan, dua pria yang ditangkap tersebut adalah Noureddine H. dan saudara kandungnya Hamza H.

Mereka ditangkap dalam penggerebekan di kawasan permukiman berbahasa Perancis di Mons lez Liege.

"Kedua tersangka sedang merancang sejumlah serangan teror di berbagai tempat di Belgia," ungkap Jurubicara Kejaksaan Federal Belgia dalam pernyataan tertulis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, belum ditemukan keterkaitan antara penangkapan kedua kakak beradik itu dan aksi pengeboman di bandara dan stasiun bawah tanah Brussels, 22 Maret lalu.

Tidak ada senjata maupun bahan peledak yang ditemukan dalam penangkapan tersebut.

Selanjutnya, seorang hakim akan meninjau penangkapan kedua orang ini dan akan memutuskan apakah mereka akan ditangkap atau dibebaskan. 

Sejumlah orang yang ditangkap terkait serangan teror di Brussels terkait pula dengan serangan mematikan pada 13 November 2015 di Paris yang menewaskan 130 orang. 

Bulan lalu, otoritas penegak hukum di Belgia menjatuhkan tuntutan terkait terorisme terhadap dua lelaki yang merancang serangan teror di tempat para penggemar Piala Eropa 2016, di pusat Kota Brussels. 

Belgia pun meningkatkan pengamanan sejak peringatan hari kemerdekaan pada 21 Juli lalu, setelah kasus serangan sebuah truk yang membunuh 84 orang di Nice, Perancis, 14 Juli lalu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.