Korsel Dituduh Lepaskan Ribuan Ular Berbisa ke Korea Utara

Kompas.com - 27/07/2016, 16:16 WIB
Pasukan penjaga perbatasan Korea Utara sedang melakukan patroli rutin. AFP/GettyPasukan penjaga perbatasan Korea Utara sedang melakukan patroli rutin.
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com - Patroli perbatasan Korea Utara dikabarkan tengah sibuk menangkapi ular yang diduga dilepaskan oleh mata-mata Korea Selatan.

Pemerintah Korea Utara mengatakan kepada angkatan bersenjatanya bahwa dinas rahasia Korea Selatan yang mendalangi peningkatan populasi ular di provinsi Ryanggang.

"Sejak awal bulan ini, patroli perbatasan diperintahkan untuk menangkap ula-ular itu sebelum mereka tiba ke tepian sungai Amnok," ujar seorang sumber di provinsi Ryanggang.

Para prajurit diperintahkan menangkapi ular-ular itu sebelum mereka bersarang dan bertelur. Sumber itu mengatakan perintah tersebut membuat banyak prajurit menggerutu.

"Mereka mengatakan, bahkan anak tiga tahun juga tak akan percaya jika Korea Selatan akan menyerang dengan melepaskan ular dan bukan lewat selebaran propaganda," ujar sumber itu.

Sementara itu, Kementerian Keamanan Rakyat Korea Utara dikabarkan mengimbau warga untuk mewaspadai ancaman ular setelah isu tersebar soal beberapa orang yang tewas akibat gigitan ular.

Sumber itu, kepada situs berita Daily NK mengatakan, pemerintah juga sebelumnya mengatakan ribuan serangga disebar ke ladang-ladang jagung yang merupakan perbuatan Amerika Serikat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X