Kompas.com - 23/07/2016, 06:00 WIB
|
EditorSabrina Asril

MUNICH, KOMPAS.com - Suasana mencekam menyelimuti kota Munich, Jumat (22/7/2016) petang, menyusul penembakan membabi buta yang terjadi di Mall Olympia dan gerai makanan McDonald's yang ada di dekat pusat perbelanjaan itu.

Sebanyak sembilan orang dinyatakan tewas.

Lauretta, seorang saksi mata bercerita kepada CNN bahwa anaknya sedang berada di dalam kamar mandi saat seorang penembak bersiap melakukan aksinya di McDonald's.

"Di sana lah dia menyiapkan amunisi," ujar dia.

"Aku mendengar seperti sebuah alarm dan tiba-tiba. Dor! Dor! Dor! Mereka terus menembaki anak kecil yang sedang makan. Anak-anak ini tidak bisa ke mana-mana," kata Lauretta.

(Baca: Penembakakan Terjadi di Munich, Sembilan Orang Dinyatakan Tewas)

Lynn Stein seorang pekerja di toko Jack Wolfskin dalam mall Olympia, mengaku mendengar enam kali tembakan di dalam mall.

"Orang-orang kebingungan dan berlarian sambil berteriak," kata Lynn.

Dia mengaku melihat seseorang terbaring di lantai, diduga tewas atau terluka. "Ada seorang perempuan di sekitar itu, dan menangis," ucapnya.

Warga yang ada di sekitar area penembakan juga dilanda ketakutan hebat. Mereka berlarian menghindari  aksi penembakan dengan mencari tempat perlindungan yang aman.

Kediaman Thamina Stoll yang berada tiga menit dari sekitar lokasi menjadi tempat para warga mencari perlindungan.

"Ada sekitar 50 orang berlari ke rumah kami mencari perlindungan. Ada helikopter yang terus berjaga selama 20 menit sambil membunyikan sirine. Masih banyak warga yang berjalan kaki di sekitar area. Mereka bingung, tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi," imbuh Thamina.

Sesaat setelah penembakan terjadi, polisi Munich langsung mengepung area perbelanjaan. Mereka pun menghentikan semua sarana transportasi publik yang ada di kota itu dalam upaya pengejaran pelaku.

Sebelumnya diberitakan, aksi penembakan terjadi pada Jumat (22/7/2016) sekitar pukul 16.50 waktu setempat.

Penembakan bermula dari gerai makanan McDonald's. Tiga pelaku dilaporkan menembak secara membabi buta di dalam gerai makanan itu dan kemudian berjalan menuju mall Olympia. Mereka terus menembaki siapa pun yang ditemui di jalan hingga masuk ke dalam mall.

Atas aksi ini, Kanselir Jerman Angela Markel telah memerintahkan seluruh menteri terkait untuk kembali ke Berlin dan mengadakan pertemuan mendadak pada hari ini.

Penembakan di Munich ini telah membuat Eropa berada dalam tingkat kewaspadaan tinggi. Pekan lalu, sebuah truk menabrak kerumunan warga yang datang menyaksikan perayaan Bastille Day di Nice, Perancis. Sebanyak 80 orang tewas.

Setelah itu, masih pada pekan ini, seorang remaja yang mengaku terinspirasi ISIS menusuk para penumpang di Stasiun German hingga polisi menembak mati remaja itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.