Penumpang Berkelahi di Kabin, Pesawat Jetstar Mendarat Darurat di Bali

Kompas.com - 22/07/2016, 06:25 WIB
Aparat keamanan Indonesia terlihat menggiring para penumpang mabuk yang mengakibatkan sebuah penerbangan maskapai JetStar melakukan pendaratan darurat di Denpasar, Bali. MirrorAparat keamanan Indonesia terlihat menggiring para penumpang mabuk yang mengakibatkan sebuah penerbangan maskapai JetStar melakukan pendaratan darurat di Denpasar, Bali.
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com - Enam pria mabuk berulah dan berkelahi di dalam kabin sebuah pesawat yang sedang terbang dari Sydney, Australia menuju Phuket, Thailand.

Akibat perkelahian para pemabuk itu, pesawat JetStar tersebut terpaksa mendarat darurat di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Di bandara, petugas kepolisian dan militer sudah menunggu dan langsung menahan keenam orang itu untuk diperiksa.

Romy Papas (22), penumpang asal Sydney, duduk di barisan yang sama dengan para perusuhu itu dan mengatakan, keenam pria itu sudah mengacau sejak mereka naik ke dalam pesawat.

Romy menambahkan, perkelahian pecah diduga ketika salah satu dari enam pemabuk itu mencoba memukul salah seorang penumpang dan kawannya menghalangi niatnya itu.

Romy yang sangat ketakutan menambahkan, pria itu kemudian dipukuli beberapa kali oleh teman-temannya sendiri.

"Salah seorang temannya memukuli pria itu di wajahnya sebanyak tiga kali sehingga darah ada di mana-mana. Dia kemudian duduk di kursinya dengan darah masih bercucuran," ujar Romy.

Keenam orang ini berasal dari Australia dan Selandia Baru dan disebut media bernama Brett Eldridge, Michael John Matthews, Lynmin Richard Waharai, Mark Paul Eric Rossiter, Bradley Nigel Beecham dan Ricky Longmuir William.

Salah satu dari mereka, Brett Eldridge (32), diduga kuat mengunggah foto ke akun Facebook-nya menyebut salah seorang dari mereka memang membuat keributan dengan penumpang lain tapi dia membantah perilaku itu menakuti penumpang lainnya.

Keenam orang itu, kepada penyidik Indonesia, mengaku mabuk tetapi mereka tidak akan menghadapi tuntutan hukum karena insiden itu terjadi di pesawat berbendera Australia.

Kini maskapai JetStar sedang mengusahakan agar keenam orang itu dipulangkan kembali ke Australia baik bersama-sama atau dengan menggunakan penerbangan terpisah.

Manajemen JetStar belum memutuskan untuk meminta pertanggunjawaban akibat pengalihan penerbangan itu, yang oleh pakar penerbangan bisa membuat JetStar merugi hingga 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X