Kompas.com - 19/07/2016, 09:23 WIB
Sebanyak 15 WNI/TKI dipulangkan ke Tanah Air dari Damaskus, Suriah, 3 Mei 2016. Pensosbud KBRI DamaskusSebanyak 15 WNI/TKI dipulangkan ke Tanah Air dari Damaskus, Suriah, 3 Mei 2016.
|
EditorPascal S Bin Saju

DAMASKUS, KOMPAS.com – AM Sidqi, Pejabat Konsuler dan Pensosbud KBRI di Damaskus, Suriah, menyampaikan keprihatinannya terhadap nasib perempuan Indonesia di Suriah.

Dalam percakapan lewat layanan pesan Whatspp, Senin (28/7/2016), Sidqi mengabarkan nasib sembilan warga negara Indonesia (WNI) atau tenaga kerja Indonesia (TNI) yang lolos dari Aleppo.

Para TKI itu lolos berkat kerja sama KBRI Damaskus dengan pihak cabang konsuler KBRI di Aleppo, serta Muhammad Akra, pengacara retainer KBRI Damaskus  du Aleppo.

Meski dengan hati lega telah berhasil meloloskan sembilan TKI itu ke Damaskus melalui perjalanan yang penuh bahaya, Sidqi juga prihatin karena perempuan WNI masih diperdagangkan ke Suriah.

“Perempuan Indonesia masih diperjualbelikan ke Suriah sebagai pembantu rumah tangga di tengah konflik.  Fakta ini sunguh menyedihkan,” kata Sidqi.

Sejak tahun 2012, KBRI Damaskus telah merepatriasi sebanyak 12.430 WNI dari berbagai daerah konflik di Suriah.

Sebagian besar WNI adalah TKI dan mereka telah dipulangkan dalam 276 gelombang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sidqi, pengiriman TKI ke Suriah sudah dihentikan sejak 2011 bersamaan dengan meningkatnya perang saudara.

Sedangkan pengiriman TKI ke seluruh Timur Tengah telah disetop sejak 2015.

Faktanya, di saat jutaan rakyat Suriah mengungsi akibat perang saudara, terjadi praktik perdagangan manusia secara ilegal.

“Namun ironisnya, di tengah gelombang pengungsi rakyat Suriah ke luar negeri, ternyata masih marak praktik perdagangan manusia ke Suriah berkedok pengiriman TKI,” kata Sidqi.

Di tengah perang saudara berkepanjangan di Suriah, para diplomat dan staf KBRI di Damaskus terus berusaha untuk melacak keberadaan WNI/TKI yang terjebak di berbagai kota di Suriah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.