Kompas.com - 18/07/2016, 14:44 WIB
EditorErvan Hardoko

MIAMI, KOMPAS.com - Dua orang remaja yang sedang bermain Pokemon Go larut malam di dalam mobil mereka ditembak seorang penjaga rumah di Florida, AS.

Sang penjaga mengira mereka adalah pencuri yang menyatroni rumah tersebut. Demikian keterangan polisi.

Pria itu mengatakan, dia menembak mobil itu setelah mereka menolak untuk menghentikan mobil ketika ia menghentikannya pada hari Sabtu (16/7). Kedua remaja itu tidak terluka.

Dia mengatakan, sebelumnya mendengar kedua remaja itu berkata "Apa ada yang kamu dapatkan?"

Beruntung kedua remaja itu tak terluka meski peluru sempat mengenai mobil yang mereka kendarai.

Polisi mengatakan mereka menerima telepon dari salah satu orangtua remaja tersebut ketika menyadari bahwa kempisnya ban mobil mereka disebabkan oleh peluru, seperti dikabarkan News4jax.

Orangtua kedua bocah itu mengatakan, anak-anak itu tidak menyadari bahwa mereka ditembaki, dan hanya berpikir bahwa orang itu hanya berusaha untuk menakut-nakuti.

Polisi di Florida menggunakan insiden itu sebagai kesempatan untuk menerbitkan pedoman bagi remaja dan orang tua tentang bermain game secara aman.

Game ini merajai toko-toko aplikasi baik di App Store iPhone dan Google Play Android hanya beberapa hari sejak peluncurannya di AS, Australia dan Selandia Baru.

Karakter-karakter Pokemon pertama kali muncul di tahun 1990-an di konsol Game Boy milik Nintendo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.