Kompas.com - 15/07/2016, 20:16 WIB
EditorPascal S Bin Saju

MOSKWA, KOMPAS.com – Rusia akan menempatkan sistem pertahanan udara S-400 paling canggih di wilayah yang dianeksasinya di Semenanjung Crimea, Ukraina timur.

Seorang pejabat militer Rusia mengungkapkan hal itu di Moskwa,  Jumat (15/7/2016). Dia mengatakan, penempatan sistem pertahanan udara itu akan dilakukan pada Agustus mendatang.

Kantor berita Agence France-Presse mengatakan, Russia saat ini mengoperasikan sistem S-300 yang sudah tua di Semenanjung Crimea, yang dianeksasi dari Ukraine, Maret 2014.

Akibat aneksasi atas Crimea itu, Rusia dikecam dan terkena sanksi ekonomi dari Amerika Serikat dan Uni Eropa.

"Pada Agustus 2016, sistem (S-400) diharapkan sudah dapat ditempatkan di Feodosia, yang menjadi pangkalan tetapnya,” kata Yevgeny Oleinikov, seperti dilaporkan  kantor berita RIA Novosti.

Oleinikov adalag Wakil Komandan Resimen Rudal Permukaan ke Udara ke-18 Militer Rusia.  Feodosia adalah kota di Semenanjung Crime, Ukraina timur.

Sistem S-400  merupakan sistem pertahanan anti-pesawat dan rudal Rusia yang paling maju dan  modern.

Sistem pertahanan jenis ini sedang digunakan di Suriah, di mana koalisi yang dipimpin Rusia sedang melakukan kampanye serangan udara untuk Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Sistem ini dapat melacak sekitar 300 target dan menembak jatuh sekitar tiga lusin secara bersamaan selama rentang atau daya jangkau beberapa ratus kilometer.

Sejak aneksasi Crimea ini Rusia telah meningkatkan kehadiran militernya di semenanjung, yang merupakan pangkalan bagi armadanya di Laut Hitam.

Langkah itu diambil ketika NATO menggelar latihan militer skala besar di Eropa Timur, sebuah latihan terbesar sejak akhir Perang Dingin dalam menghadapi kebangkitan Rusia.

Amerika Serikat telah membuat marah Moskwa dengan memasang rudal pertahanan udara di dekat dekat perbatasan Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.