Kuwait Tetapkan Upah Minimum PRT Sebesar Rp 2,6 Juta Sebulan

Kompas.com - 14/07/2016, 15:03 WIB
Bendera Kuwait ShutterstockBendera Kuwait
EditorErvan Hardoko

KUWAIT CITY, KOMPAS.com - Pemerintah Kuwait, Kamis (14/7/2016), akhirnya memutuskan upah minimum untuk ribuan pembantu rumah tangga asal Asia yang bekerja di negeri itu.

Kuwait menjadi negara Teluk pertama yang memberlakukan aturan upah minimum bagi para pekerja domestik asing ini.

Sebuah dekrit yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri Sheikh Mohammad Khaled al-Sabah menetapkan upah minimum itu sebesar 60 dinar Kuwait atau sekitar Rp 2,6 juta sebulan.

Pemerintah Kuwait juga menjamin para pembantu rumah tangga ini mendapatkan berbagai hal lainya layaknya pekerja lainnya.

Dalam dekrit itu juga dijamin bahwa para pekerja domestik itu juga memiliki hak libur satu hari dalam sepekan, 30 hari cuti tahunan, 12 jam kerja dengan istirahat, dan jika kontrak kerja berakhir maka pekerja itu mendapatkan pesangon satu bulan gaji.

Saat ini diperkirakan 600.000 orang pekerja domestik bekerja di Kuwait dan diperkirakan sebanyak 2,4 juta orang bekerja di berbagai negara Timur Tengah tanpa dilindungi undang-undnag tenaga kerja pada umumnya.

Human Right Watch (HRW) dan berbagai kelompok penegak HAM telah mendokumentasikan berbagai aksi kekerasan, termasuk tak dibayarkannya gaji, jam kerja panjang tanpa istirahat, siksaan fisik dan psikologis serta tak adanya skema ganti rugi.

Dalam laporan soal Perdagangan Manusia 2016, Kementerian Luar Negeri AS menaikkan posisi Kuwait dari level tiga atau peringkat terburuk ke level 2 karena dianggap berhasil memperbaiki perlakuan terhadap para pekerja migran.



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X