Poster dan Spanduk yang Menyerukan Kudeta Militer Bermunculan di Pakistan

Kompas.com - 12/07/2016, 18:50 WIB
Poster yang menyeru agar Panglima AD Pakistan Jenderal Raheel Sharif melakukan kudeta bermunculan di berbagai kota besar Pakistan termasuk di ibu kota Islamabad. A MAJEED / AFP Poster yang menyeru agar Panglima AD Pakistan Jenderal Raheel Sharif melakukan kudeta bermunculan di berbagai kota besar Pakistan termasuk di ibu kota Islamabad.
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Ribuan poster dan spanduk yang berisi seruan agar panglima Angkatan Darat Pakistan melakukan kudeta muncul di berbagai kota besar termasuk ibu kota Islamabad.

Poster dan spanduk ini memunculkan pertanyaan bagi sebagian warga Pakistan, negeri yang hampir separuh sejarahnya berada di bawah kekuasaan militer.

Poster-poster yang muncul di kota Lahore, Karachi serta kota militer Rawalpindi itu dipasang oleh "Move on Pakistan", sebuah partai politik yang didirikan pada 2013 dan kurang dikenal masyarakat.

Poster-poster itu dihiasi wajah Panglima AD Pakistan Jenderal Raheel Sharif dan menyayangkan keputusan sang jenderal untuk mundur dari jabatannya tahun ini.

"Kediktatoran jauh lebih baik ketimbang pemerintahan sekarang yang korup," kata Ali Hasmi, otak di balik partai Move on Pakistan, Selasa (12/7/2016).

"Cara Jenderal Raheel Sharif menangani terorisme dan korupsi sangat baik, tak ada jaminan bahwa penggantinya akan seefektif dia," tambah Hasmi.

PM Nawaz Sharif dikabarkan tengah menyiapkan nama untuk menggantikan sang jenderal yang sangat populer ini.

Sang jenderal yang kerap dikaitkan dengan situasi keamanan yang semakin meningkat ini kerap dipuji di dunia maya lewat tagar #ThankYouRaheelSharif atau #PakLovesGenRaheel.

Di saat kecintaan terhadap sang jenderal semakin meningkat, di sisi lain rakyat semakin mengkritik pemerintah yang dituding penuh korupsi dan tidak efektif dalam memerintah.

Namun, meski sangat populer, keputusan sang jenderal untuk mundur dari jabatannya ketika masa kerjanya selesai menuai pujian dari berbagai institusi pro-demokrasi.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.