Kompas.com - 11/07/2016, 08:35 WIB
EditorPascal S Bin Saju

TEL AVIV, KOMPAS.com – Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, melakukan kunjungan langka ke Israel, Minggu (10/7/2016) dan menyerukan solusi dua negara bagi perdamaian Israel-Palestina.

Shoukry, seperti dilaporkan Voice of America, Senin (11/7/2016), mengatakan negaranya tetap menjadi pendukung teguh dan tidak tergoyahkan bagi perjanjian perdamaian Israel-Palestina.

Meski demikian, Shoukry juga memperingatkan, kondisi-kondisi untuk mencapai solusi dua negara itu terus mengalami kemerosotan.

Kunjungan Shoukry adalah kunjungan resmi pertama ke Israel sejak 2007. Hal itu mencerminkan hubungan kuat, tidak dibesar-besarkan, yang terjalin antara kedua negara dalam beberapa tahun ini.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan, kunjungan Shoukry itu untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina.

Upaya-upaya perdamaian tidak mengalami kemajuan sejak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjabat tahun 2009.

Putaran terakhir perundingan yang dipimpin Amerika Serikat ambruk pada dua tahun lalu setelah kedua pihak tidak sepakat atas bentuk perjanjian perdamaian di masa depan.

Palestina ingin mendirikan negara merdeka di Tepi Barat, Jerusalem timur dan Jalur Gaza – wilayah yang direbut Israel tahun 1967 dalam perang Timur Tengah.

Netanyahu mendukung ide pembentukan negara Palestina tapi menolak kembali ke perbatasan Israel sebelum tahun 1967 dan terus membangun permukiman Yahudi di wilayah jajahannya.

Berbicara dalam konferensi pers bersama Netanyahu, Shoukry mengatakan, visi penyelesaian dua negara bukannya sulit dijangkau namun mensyaratkan “langkah-langkah untuk membangun kepercayaan”.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.