Di AS, Kemungkinan Warga Kulit Hitam Jadi Korban Pembunuhan Sangat Besar

Kompas.com - 09/07/2016, 17:43 WIB
Para pengunjuk rasa di AS membawa foto almarhum Trayvon Martin, seorang remaja kulit hitam yang dibunuh seorang penjaga keamanan berdarah Hispanik George Zimmerman. Kasus ini dikhawatirkan memicu perselisihan antar-ras di Amerika Serikat. MARIO TAMA / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPPara pengunjuk rasa di AS membawa foto almarhum Trayvon Martin, seorang remaja kulit hitam yang dibunuh seorang penjaga keamanan berdarah Hispanik George Zimmerman. Kasus ini dikhawatirkan memicu perselisihan antar-ras di Amerika Serikat.
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah analisa terbaru menunjukkan bahwa, warga AS berkulit hitam memiliki kemungkinan jadi korban pembunuhan delapan kali lebih besar dari warga berkulit putih.

Analisa ini dirilis Badan PBB untuk Obat-obatan dan Kejahatan (UNDOC) dan Pusat Pengendalian Penyakit mengungkap, 19,4 dari 100.000 warga yang terbunuh antara 2010-2012 adalah warga berkulit hitam.

Kelompok masyarakat kedua yang terbanyak menjadi korban pembunuhan adalah keturunan Lithuania dengan 6,9 orang dari setiap 100.000 orang.

Sedangkan warga keturunan Spanyol atau Hispanik di AS memiliki rerata menjadi korban pembunuhan 5,3 dari 100.000 orang, kurang lebih sama dangan angka nasional 5,2 tiap 100.000 orang.

Sedangkan, warga kulit putih, menurut penelitian ini, adalah yang paling kecil kemungkinannya menjadi korban pembunuhan yaitu hanya 2,5 dari 100.000 orang.

AS sedang dirundung serangkaian protes terkait penembakan terhadap dua warga kulit hitam dalam dua hari terakhir.

Mereka adalah Philandro Castile (34) warga Falcon Heights, Minnesota dan Alton Sterling (37) dari Baton Rouge, Louisiana.

Kedua orang ini tewas ditembak petugas polisi yang kemudian memicu aksi unjuk rasa di berbagai tempat di AS.

Satu orang lagi adalah Derawn Small (37) yang tewas ditembak seorang polisi yang sedang bebas tugas setelah keduanya terlibat kecelakaan lalu lintas.

Sepanjang 2016, lebih dari 100 orang warga kulit hitam tewas terbunuh di berbagai wilayah AS.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X