Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/07/2016, 18:27 WIB
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Utara menyebut langkah AS memasukkan Kim Jong Un ke dalam daftar hitam pelanggar HAM sebagai sebuah deklarasi perang dan bertekad untuk membalas.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan, sanksi AS yang diumumkan pada Rabu (6/7/2016) itu menunjukkan sebuah "sikap yang sangat jahat" dan merupakan "sebuah kejahatan".

"Amerika Serikat telah berani menentang pemimpin tertinggi kami, melakukan aksi kejahatan yang lebih kejam dibanding isu hak asasi manusia. Ini adalah sebuah deklarasi perang," demikian pernyataan pemerintah Pyongyang.

Kantor berita Korea Utara KCNA mengabarkan, pemerintah negeri itu merencanakan untuk mengambil langkah paling keras untuk membalas perlakuan AS ini. Namun, KCNA tidak merinci jenis langkah keras yang direncanakan itu.

Pada Kamis (7/7/2016), Korea Utara mendesak Washington untuk mencabut sanksi terhadap Kim Jong Un dan 10 pejabat tinggi negeri tersebut.

Jika desakan itu tidak dipenuhi, maka Korea Utara akan memutus semua saluran diplomasi yang selama ini sudah tersedia.

Untuk pertama kalinya AS memasukkan nama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ke dalam daftar hitamnya. Ini berarti akan memengaruhi semua properti dan aset milik Kim Jong Un yang berada di wilayah hukum AS.

Selain Kim Jong Un, AS juga memasukkan nama 10 pejabat tinggi Korea Utara ke dalam daftar hitam para pelanggar HAM. Selain itu, nama lima kementerian dan departemen juga masuk ke dalam daftar sanksi AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Telegraph
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.