Sejumlah Media AS Kabarkan Penembak Dallas Tewas Bunuh Diri

Kompas.com - 08/07/2016, 16:54 WIB
Polisi melakukan pengamanan di lokasi penembakan di pusat Kota Dallas, Kamis 7 Juli 2016 waktu setempat.  NBC DFWPolisi melakukan pengamanan di lokasi penembakan di pusat Kota Dallas, Kamis 7 Juli 2016 waktu setempat.
EditorErvan Hardoko

DALLAS, KOMPAS.com - Seorang tersangka penembak polisi di Dallas, AS dikabarkan menembak dirinya sendiri setelah beberapa jam terkepung di sebuah bengkel.

Kepala kepolisian setempat David Brown mengatakan, sebelumnya tersangka mengancam akan membunuh lebih banyak polisi lagi.

Sejumlah jurnalis yang berada di dekat bengkel yang terletak di sebelah sekolah El Centro mengatakan pasukan khusus kepolisian SWAT terlihat masih bersiaga.

Sementara, sejumlah media AS mengabarkan, tersangka penembakan sudah "dinetralkan".


Namun, stasiun televisi KDFW dan Fox News, mengutip sejumlah sumber kepolisian, mengabarkan tersangka tewas bunuh diri.

Dalam jumpa pers sebelumnya David Brown mengatakan, tersangka sempat terdengar berkata "saat-saat terakhir sudah tiba" sambil menambahkan dia akan membunuh lebih banyak orang lagi.

Brown menambahkan, tersangka juga mengatakan bahwa dia sudah menaruh banyak bom di dalam bengkel itu dan beberapa lokasi di pusat kota.

"Kami sudah melakukan negosiasi dengan tersangka selama 45 menit dan dia tidak terlalu koperatif dengan negosiasi," ujar Brown.

Sementara itu, polisi mengatakan, sudah memeriksa dua penumpang sebuah mobil Mercedes yang dihentikan setelah kendaraan itu melaju kencang di pusat kota dengan seorang pria yang membawa tas bercorak loreng di dalamnya.

Seorang perempuan yang berada di sekitar bengkel tempat persembunyian tersangka juga ditahan.

Brown menegaskan, sejauh ini polisi belum sepenuhnya yakin telah berhasil menangkap semua tersangka yang terlibat dalam penembakan ini.

"Kami sangat hati-hati dalam menerapkan taktik agar tak ada lagi petugas yang terluka atau menempatkan mereka dalam bahaya," kata Brown.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X