Angkut 700 Kg Daging Sapi, Dua Pria Dipaksa Makan Kotoran Sapi

Kompas.com - 07/07/2016, 20:27 WIB
Dua pria di India ini dipaksa makan kotoran sapi karena mengangkut 700 kg daging sapi di jalan dekat kota Faridabad, Haryana, India utara. Express/Getty ImagesDua pria di India ini dipaksa makan kotoran sapi karena mengangkut 700 kg daging sapi di jalan dekat kota Faridabad, Haryana, India utara.
EditorPascal S Bin Saju

FARIDABAD, KOMPAS.com – Anggota geng sayap kanan, aktivis penyayang binatang, di India memaksa dua pria untuk makan campuran kotoran dan kencing sapi.

Hal itu terjadi setelah kelompok main hakim sendiri dari fundamentalis lokal menemukan dua pria mengangkut 700 kg daging sapi di mobil mereka di jalan dekat kota Faridabad, Haryana, India utara.

Geng fundamentalis lokal itu ingin menghukum dua pria yang mengambil keuntungan ekonomis dari sapi, hewan yang dianggap suci oleh masyarakat lokal.

Negara Bagian Haryana dikenal sebagai wilayah yang memiliki aturan yang ketat terkait konsumsi daging sapi dan perdagangan hewan tersebut, seperti dilaporkan Daily Express.

Di sana juga terdapat pegiat pencinta sapi yang dikenal dengan nama Gau Rakshak Dal. Anggota kelompok inilah yang memaksa dua pria itu untuk memakan kotoran sapi tersebut.

Otoritas Haryana melarang perdagangan daging sapi. Pelaku yang ketahuan dapat dihukum hingga sepuluh tahun penjara dan denda Rp 18,5 juta.

Dua pria yang kedapatan sedang mengangkut 700 kg daging sapi itu berasal dari wilayah lain untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang hari raya Idul Fitri.

Anggota geng Gau Rakshak Dal melakukan tindakan main hakim sendiri dengan memaksa dua pria tadi untuk makan panchagavya - campuran kotoran sapi, urin, susu dan dadih.

Selain dipaksa makan kotoran sapi, dua pria tampaknya juga telah diserang secara fisik, karena wajah mereka tampak lebam atau memar parah.

Dalam video yang dirilis geng lokal itu, dua pria itu berjuang menahan pergolakan dari dalam perut mereka. Ketika porsi panchagavya itu hampir habis, mereka pun muntah-muntah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X