Dibebaskan dari Hukuman Mati, Putra Moammar Khadaffy "Menghilang"

Kompas.com - 07/07/2016, 18:41 WIB
Putra Moammar Khadaffy, Seif al-Islam. AP PhotoPutra Moammar Khadaffy, Seif al-Islam.
EditorErvan Hardoko

TRIPOLI, KOMPAS.com - Putra mantan diktator Libya Moammar Khadaffy yang dibebaskan dari hukuman mati awal tahun ini, ternyata keberadaannya tak diketahuo meski dia kini menghadapi dakwaan di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Saif al-Islam, salah satu putra Khadaffy, dijatuhi hukuman mati tahun lalu setelah terbukti bersalah melakukan kejahatan perang dan diyakini berada di dalam penjara di kota Zintan, Libya.

Kini baru diketahui ternyata dia sudah dibebaskan pada April lalu dan keberadaannya kini tak diketahui.

Sebuah dokumen yang diterbitkan Kementerian Kehakiman Libya memerintahkan pembebasan Saif al-Islam di bawah undang-undang amnesti menyusul permohonan dari para tetua suku asal Khadaffy.

Kuasa hukum Saif al-Islam, yang berasal dari Inggris, Karim Khan kepada stasiun televisi France24 mengatakan, kliennya sudah dibebaskan pada 12 April lalu dan kini hidup aman dan sejahtera di Libya.

Kabar dibebaskannya Saif al-Islam bisa menimbulkan ketegangan di Libya, khususnya karena dia dibebaskan oleh para milisi di Zintan, sebuah provinsi yang berseberangan dengan pemerintah Libya yang didukung PBB.

Saif al-Islam (44), dikenal sangat berorientasi barat. Dia menuntut ilmu di London School of Economics (LSE) dan mendapatkan gelar doktor meski dia dituduh melakukan plagiat dalam tesisnya.

Beberapa tahun lalu, para diplomat Barat berharap Saif al-Islam akan menggantikan ayahnya dan memimpin reformasi politik dan ekonomi di Libya.

Namun, saat revolusi Libya pecah pada 2011, dia memihak rezim pemerintahan ayahnya dan bersumpah untuk menghancurkan revolusi.

Dia ditangkap pada November 2011, hanya beberapa pekan setelah ayahnya tewas dibunuh. Saif al-Islam kemudian diadili di Libya dan divonis melakukan kejahatan perang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Telegraph
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X