Kompas.com - 06/07/2016, 15:29 WIB
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia mengerahkan personel militernya di Eropa Timur, terutama ke perbatasan dengan negara-negara Baltik, menghadapi Perang Dingin baru dengan NATO.

Rusia memobilisisasi personel, truk dan berbagai peralatan militer ke berbagai pangkalan militer di Kaliningrad, sebuah pos terdepan di antara Polandia dan Lithuania.

Penjagaan keamanan di sejumlah basis militer ditingkatkan dan lokasi-lokasi radar baru sedang dibangun. Bahkan tersiar kabar Rusia juga mempersiapkan sistem anti-rudal dan pesawat terbang di Kaliningrad.

Mobilisasi ini digelar karena Rusia yakin perbatasan mereka berada di dalam bahaya terkait dengan semakin dekatnya pasukan Nato dengan perbatasan negeri itu.

Kehadiran militer Nato di perbatasan dengan Rusia agaknya akan semakin tinggi ketika negara-negara anggota Nato menggelar pertemuan di Warsawa, Polandia, pada 8 Juli mendatang.

Menurut Nato, Rusia tengah mempersiapkan rudah-rudal darat ke udara di Kaliningrad sebagai upaya untuk menghalangi jalur udara Nato ke tiga negara Baltik dan sejumlah daerah di Polandia.

"Saat membahas ancaman di kawasan Kaliningrad, maka kita juga membicarakan peningtakan intensitas ancaman Rusia belakangan ini," kata Menteri Pertahanan Poldandia Antoni Macierewicz.

Sementara itu, Moskwa mengatakan, tidak memiliki niat untuk mengancam Nato, tetapi peningkatan pertahanan tersebut dilakukan setelah kehadiran pasukan Nato di Laut Baltik meningkat.

Akhir Juni lalu tersiar kabar bahwa Rusia akan mengerahkan rudal Iskander yang mampu membawa hulu ledak nuklir di pangkalan militer Kaliningrad pada 2019.

Langkah ini dilakukan Rusia sebagia respon atas rencana penempatan sistem tameng rudal As di sekitar wilayah tersebut.

Ketegangan antara negara-negara Nato dan Rusia meningkat sejak intervensi Rusia di Ukraina pada Februari 2014 yang dikecam para pemimpin dunia.

Sementara itu, Nato segera mengerahkan batalion multinasional berkekuatan 4.000 personel ke negara-negara Baltik dan Polandia untuk meningkatkan pertahanan Nato menghadapi Rusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.