Raja Salman Akan Bertindak dengan "Tangan Besi" Para Pencuci Otak Pemuda Arab Saudi

Kompas.com - 06/07/2016, 07:01 WIB
Raja Arab Saudi, Salman, mengeluarkan dekrit pemecatan Menteri Air dan Listrik Abdullah al-Hussayen. AFP/Yasser al-ZayyatRaja Arab Saudi, Salman, mengeluarkan dekrit pemecatan Menteri Air dan Listrik Abdullah al-Hussayen.
EditorSandro Gatra

MEKKAH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menyempurnakan kenikmatan puasa bulan Ramadhan dengan datangnya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Hal itu disampaikan Raja Salman dalam pidatonya yang dibacakan Menteri Budaya dan Informasi Abdul Al-Thuraifi, Selasa (5/7/2016) pukul 19.30 waktu setempat, seperti dikutip dari rilis pihak KJRI Jeddah.

Raja Salman kemudian menyinggung tentang tantangan dunia Islam yang saat ini dihadapkan pada perpecahan dan pertikaian. Semua komponen umat dituntut berusaha menyatukan persatuan dan barisan umat serta bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

(Baca: PBNU Minta Arab Saudi Jamin Keselamatan Jemaah Pasca-serangan Bom Bunuh Diri)

Raja mengatakan bahwa tantangan terberat yang dihadapi umat Islam saat ini adalah bagaimana memelihara sumber kekayaannya yang utama dan harapan masa depannya, yaitu para pemuda dari bahaya yang mengintai mereka, terutama sikap berlebihan (ghuluw).

Selain itu, sikap radikalisme dan bujukan hina yang mengajak mereka untuk melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang dan tidak dikenal sebelumnya, yang bertentangan dengan fitrah suci dan prinsip-prinsip dasar agama Islam yang lurus serta nilai-nilai masyarakat Islam.

(Baca: Kemenlu: Belum Ada Informasi Korban WNI Terkait Ledakan di Arab Saudi)

Raja Salman lalu menegaskan bahwa dirinya akan menindak secara tegas dengan "tangan besi" bagi setiap orang yang menargetkan untuk mencuci otak dan pemikiran serta pandangan anak-anak muda Arab Saudi.

Raja menyatakan bahwa masyarakat hendaknya berpartisipasi bersama negara dalam setiap upaya dan kebijakannya untuk memerangi pemikiran-pemikiran sesat.

Sebelumnya, telah terjadi serangan bom bunuh diri di tiga kota di Arab Saudi, yakni Madinah, Qatif, dan Jeddah, pada Senin (4/7/2016) sore waktu setempat. Sementara ini diketahui, enam orang tewas akibat tiga serangan tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X