Korea Selatan Segera Bangun 80 Pulau Karang di Perbatasan Maritim

Kompas.com - 04/07/2016, 22:25 WIB
Korea Selatan lanjutkan razia kapal penangkapan ikan ilegal di perairan netral.
VOA/YonhapKorea Selatan lanjutkan razia kapal penangkapan ikan ilegal di perairan netral.
EditorPascal S Bin Saju

SEOUL, KOMPAS.com – Pemerintah Korea Selatan berencana membangun 80 pulau karang buatan di dekat perbatasan maritim de facto dengan Korea Utara.

Upaya itu  sebagai usaha untuk menghambat penangkapan ikan illegal oleh kapal-kapal China.

Kantor berita Yonhap, Senin (4/7/2016), melaporkan, pulau karang buatan itu akan dibangun di Laut Kuning dekat Garis Batas Utara (NLL) yang disengketakan dengan biaya 7 juta dollar AS atau setara Rp 91,1 miliar.

Pulau-pulau karang baru itu akan dibangun di tengah-tengah keadaan yang semakin mendesak untuk melawan kapal-kapal nelayan China yang makin agresif mencuri ikan.

Kapal-kapal nelayan China, kata Seoul, masuk secara illegal ke daerah perikanan Korea Selatan. Menurut Yonhap, kapal-kapal itu tampaknya memanfaatkan keengganan petugas Penjaga Pantai Korea Selatan untuk dengan giat menindak kapal-kapal China dekat NLL.

Jika terjadi pertemuan mungkin akan memicu bentrokan yang tidak disengaja dengan Korea Utara. Pyongyang tidak dengan resmi mengakui perbatasan maritimnya dengan Korea Selatan.

Bulan lalu, nelayan setempat menyeret dua kapal nelayan China yang menangkap kepiting tidak jauh ke selatan NLL dan menyerahkan mereka kepada pihak berwenang Korea Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X