Rusia dan Turki Jadikan ISIS Musuh Bersama

Kompas.com - 04/07/2016, 20:34 WIB
Presiden Rusia Valdimir Putin (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. ReutersPresiden Rusia Valdimir Putin (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
EditorPascal S Bin Saju

ANKARA, KOMPAS.com - Turki mengajukan kerjasama dengan Rusia untuk memerangi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah.

Diperkirakan, Turki akan membuka pangkalan udara Incirlik untuk Rusia, seperti dilaporkan Reuters, Senin (4/7/2016)

Kerja sama itu menjadi awal pemulihan ikatan keduanya yang rusak akibat penembakan pesawat Rusia oleh Turki pada 2015.

Presiden Rusia Vlatidimir Putin  menawarkan perekatan kembali hubungan setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa atas kecelakaan pesawat itu.

Pesawat tempur Rusia ditembak jatuh di dekat garis depan pertempuran di Suriah dan menewaskan pilotnya. Moskwa memutus seluruh hubungan ekonomi dan melarang warganya melancong ke loka wisata di Turki.

"Kami akan bekerjasama dengan semua yang memerangi ISIS,” kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dalam wawancara di kantor siaran nasional TRT Haber, Minggu (3/7/2016).

“Kami melakukan itu beberapa waktu dan membuka pangkalan udara Incirlik bagi yang ingin bergabung dalam pertempuran melawan IS," kata Cavusoglu.

"Mengapa tidak bekerjasama dengan Rusia juga dalam hal itu? ISIS merupakan musuh bersama kami, dan kami perlu untuk memerangi musuh ini," katanya.

Dalam fase pemulihan kembali hubungan mereka, Turki dan Rusia menganggap ISIS sebagai ancaman.

Namun, Turki dan Rusia menjadi pihak berlawanan dalam perang Suriah, memicu pertanyaan terkait keberlangsungan penggunaan Incirlik oleh Rusia.

Ankara di bawah Erdogan telah menjadi salah satu musuh Presiden Suriah, Bashar al-Assad, yang didukung oleh Rusia dan Iran.

Sejumlah sekutu Turki di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) kemungkinan juga telah bersiaga terkait penggunaan pangkalan itu oleh Rusia.

Incirlik terletak delapan kilometer utara dari Adana, kota di dekat perbatasan Suriah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X