Kompas.com - 22/06/2016, 20:47 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

KARACHI, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Pakistan menyebutkan seorang lelaki bersenjata api membunuh penyanyi Sufi terkenal di Pakistan, Amjad Sabri, di sebelah selatan kota pelabuhan Karachi.

Petugas kepolisian Arif Mahar menyebutkan Amjad Sabri ditembak berkali-kali, saat sedang mengemudikan mobilnya, Rabu (22/6/2016).

Saudara kandung Sabri, yang duga berada di dalam mobil yang sama hanya terluka.

Sabri dan almarhum ayahnya, Ghulam Farid Sabri, sangat dikenal sebagai penyanyi qawwali, -sebuah gaya bermusik sufisme.

Di sisi lain, para pemberontak kelompok Islam di Pakistan memang sejak lama menolak tradisi Sufi, dan telah melakukan penyerangan kepada tokoh-tokoh Sufi sebelumnya.

Sementara itu, Kota Karachi telah lama dikuasai oleh kekerasan. Serangan dari kelompok pemberontak Islam, maupun kelompok teroris, dan kelompok politik kerap terjadi di kota ini. 

Sehari sebelumnya, pada Selasa, orang bersenjata api juga membunuh anggota aliran minoritas Ahmadi. Juga, seorang anak dari jaksa di provinsi itu diculik.

Namun, hingga hari ini, seperti diberitakan Associated Press, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.