Kompas.com - 17/06/2016, 08:01 WIB
Jo Cox, anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, tewas ditembak pada Kamis (16/6/2016) di Inggris utara. Associated PressJo Cox, anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, tewas ditembak pada Kamis (16/6/2016) di Inggris utara.
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com - Jo Cox (41), perempuan anggota parlemen Inggris dari partai oposisi utama, Partai Buruh, tewas ditembak seorang pria, Kamis (16/6/2016) di London.

Pria pelaku tersebut menggunakan pistol dan juga pisau ketika melakukan serangan terhadap Jo Cox pada Kamis siang di sebuah jalan di Inggris utara, seperti dilaporkan BBC News.

Serangan itu menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya serangan tunggal oleh para simpatisan atau anggota kelompok teroris internasional, yakni militan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Akibat serangan itu, kampanye menjelang referendum pada 23 Juni tentang nasib keaganggotan Inggris di Uni Eropa untuk sementara dihentikan.

Polisi mengatakan,  anggota parlemen Jo Cox, ibu dari dua anak, meninggal pada Kamis siang pukul 13.48 waktu setempat, setelah sempat dirawat di RS Leeds.

Politisi Partai Buruh itu sedang melakukan kunjungan mingguan rutin untuk menemui konstituennya ketika dia diserang, Kamis siang.

Polisi mengaku telah menangkap pelaku, seorang pria berusia 52 tahun, di Market Street Birstall, Yorkshire Barat, Inggris utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aparat keamanan menolak untuk mengidentifikasi tersangka pelaku. Namun, laporan-laporan media lokal menyebutkan, tersangka bernama Thomas Mair atau Tommy Mair.

Para saksi mata mengatakan, sebuah rumah yang dicari tim polisi forensik adalah milik Mair, yang bekerja tukang kebun dan menggambarkan dia sebagai seorang penyendiri.

Sebuah laporan koran lokal yang pernah dirilis pada 2010 menyebutkan, Pak Mair menderita gangguan mental. 

Seorang saksi mata kepada televisi Sky News mengatakan, Jo Cox  sedang berusaha melerai dua pria yang bertengkar. Salah seorang dianaranya mengeluarkan pistol dan menembaknya.

Ketua Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengatakan amat terkejut dengan insiden tersebut dan menyatakan kesedihannya. 

Polisi menyelidiki kasus tersebut. Namun, pelaku tidak ada kaitannya dengan kelompok teror.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.