Obama Serang Retorika Anti-Muslim yang Dilontarkan Donald Trump

Kompas.com - 15/06/2016, 18:31 WIB
Presiden AS Barack Obama memberikan pernyataan soal penembakan Orlando usai melakukan pertemuan dengan para pejabat tinggi AS, termasuk Wapres Joe Biden, di Gedung Putih, Senin (13/6/2016). SAUL LOEB / AFPPresiden AS Barack Obama memberikan pernyataan soal penembakan Orlando usai melakukan pertemuan dengan para pejabat tinggi AS, termasuk Wapres Joe Biden, di Gedung Putih, Senin (13/6/2016).
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Barack Obama menyerang bakal calon presiden AS dari Partai Republik terkait berbagai retorika anti-Muslim yang dilontarkannya.

Obama, Selasa (14/6/2016), mengatakan, kalimat-kalimat bombastis yang dilontarkan Trump memicu kemarahan warga, tetapi tak bermanfaat untuk mencegah terorisme.

Penembakan di Florida yang menewaskan 49 orang memberi Trump kesempatan untuk mengulang rencana kontroversialnya untuk melarang umat Muslim memasuki AS dengan alasan keamanan negara.

"Sampai kapan hal semacam ini akan berakhir?" kata Obama saat mengecam kalimat yang dilontarkan Trump.


"Apakah kita akan memperlakukan Muslim Amerika secara berbeda? Apa kita akan mengawasi mereka dengan lebih ketat? Apa kita akan mendiskriminasi mereka karena alasan agama?" ujar Obama.

Pesan keras Obama itu digaungkan kembali oleh Hillary Clinton yang hampir pasti mewakili Partai Demokrat dalam pemilihan presiden November mendatang.

Obama dan Hillary dijadwalkan berkampanye bersama pada Rabu (16/6/2016), tetapi rencana itu ditunda akibat tragedi Orlando.

Trump, dalam kampanyenya, kerap menyerang kebijakan Presiden Obama terkait memerangi terorisme yang dinilainya terlalu lembek.

"Lihat kita dipimpin oleh seorang pria yang lemah, tidak pintar atau dia punya pemikiran lain di kepalanya," kata Trump kepada Fox News.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X