Kompas.com - 15/06/2016, 14:08 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Selain buru-buru mengeklaim Mateen sebagai anggota ISIS, mereka pun lalu melakukan propaganda serupa di saluran radio mereka.

Musuh kaum gay
Benarkah ISIS di balik serangan itu? Terlepas dari pertanyaan itu, satu hal yang pasti, telah lama kelompok-kelompok macam ISIS di wilayah Arab, yang menempatkan kaum lesbian, gay, biseksual dan transjender (LGBT) sebagai musuh mereka.

Mereka meyakini menjadi kaum LGBT merupakan perbuatan berdosa. Sejarah mencatat, di sejumlah wilayah di Arab, kaum homoseksual ditangkapi dan dijatuhi hukuman penjara dengan dakwaan "penyelewengan".

Di Iran dan Arab Saudi, keberadaan kaum ini pun dikecam dengan sangat keras.

ISIS juga memiliki metode sendiri dalam menjatuhkan hukuman bagi kaum gay. Metode ini terbilang sebagai yang paling mengerikan. Orang yang dituduh gay dibawa ke atas bangunan tinggi, lalu dilemparkan ke bawah.

Kantor Berita Associated Press pernah mengangkat sebuah liputan mendapat tentang bagaimana hidup di dalam kekhalifahan ISIS, terkait dengan homoseksualitas.

Palymira
Kekacauan  terjadi di sebuah jalan di Kota Palymira, Suriah, ketika wilayah itu masih dikuasai ISIS beberapa waktu silam.

Saat itu, sekelompok prajurit ISIS dengan menggunakan penutup muka, menghakimi dua orang lelaki yang dituduh sebagai homoseks.

Mereka menghukum kedua lelaki itu dengan melemparkan mereka dari atap Hotel Wael yang ada di sekitar jalan itu.

Sebelum melakukan eksekusi, salah satu dari mereka bertanya kepada salah satu lelaki yang akan dihukum apakah dia puas dengan vonis yang dijatuhkan?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.