Kompas.com - 14/06/2016, 17:41 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

ORLANDO, KOMPAS.com - Mahmoud El Awadi, seorang warga Muslim yang bermukim di Kota Orlando, Amerika Serikat mengaku sedih dan marah atas aksi terorisme yang terjadi di kotanya dan mengatasnamakan Islam.

"Ya, saya sedih, frustasi, dan marah. Orang itu mengaku Islam tapi melakukan hal yang sangat memalukan," kata Elawadi dalam unggahannya di jejaring sosial Facebook, seperti diberitakan laman People

Baca: Warga Orlando Bersatu, Sehari Terkumpul Rp 20,04 Miliar untuk Korban Pembantaian

Pada hari Minggu, El Awadi menayangkan komentarnya di FB itu bersama dengan foto lengannya, saat mendonorkan darah. 

Foto aksi donor darah El Awadi untuk korban penembakan di kelab malam Pulse, Orlando itu pun seketika menjadi viral.

El Awadi dalam bagian lain komentarnya menyebut, aksi ini adalah bentuk perlawanan atas kekerasan yang merenggut 49 nyawa dan melukai 53 orang lainnya hari itu.

"Komunitas kami di Florida sangat kecewa. Meski begitu, mari kita bersatu dengan meletakkan warna kulit, agama, suku, orientasi seksual, pandangan politik, ke dalam satu kesatuan. Mari kita bersatu melawan mereka yang mencoba melukai kita," tulis Al Awadi. 

Dalam ceritanya itu pula, El Awadi menuturkan tentang apa yang dia lihat di rumah sakit ketika menyumbang darah.

"Anak-anak pun menjadi sukarelawan, membawa makanan, dan minuman untuk puluhan orang yang berdiri di bawah terik matahari dengan suhu lebih dari 33 derajat celsius, demi menyumbangkan darah bagi para korban," tulis dia.

"Terlihat pula para veteran memberikan darah dan wanita-wanita Muslim menyalurkan bantuan air dan makanan," sebut dia lagi. 

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.