Wisata Satwa Thailand Dinilai Kejam oleh Para Aktivis Hak-hak Binatang

Kompas.com - 10/06/2016, 18:23 WIB
Empat puluh bangkai anak harimau ditemukan di lemari pendingin di Kuil Harimau di Provinsi Kanchanaburi, Thailand, Rabu (1/6/2016). ReutersEmpat puluh bangkai anak harimau ditemukan di lemari pendingin di Kuil Harimau di Provinsi Kanchanaburi, Thailand, Rabu (1/6/2016).
EditorPascal S Bin Saju

BANKOK, KOMPAS.com - Thailand terkenal maju dalam sektor pariwisatanya dengan menawarkan berbagai pilihan kepada wisawatan.

Pengelola tempat wisataThailand menawarkan kepada wisatawan berbagai atraksi, termasuk swafoto dengan harimau, naik gajah hingga tinju orangutan.

Semua itu dinilai oleh para aktivis hak-hak binatang sebagai hal yang kejam dan harus ditutup.

Petugas satwa liar menemukan puluhan anak harimau mati saat menyelamatkan 137 harimau dari sebuah kuil Buddha pekan lalu.

Hal itu menimbulkan kekhawatiran bahwa tempat wisata lainnya bisa menjadi tempat untuk perdagangan hewan.

Kasus Kuil Harimau "hanya ujung gunung es", kata Jan Schmidt-Burbach, penasihat Perlindungan Satwa Dunia yang berkantor di Bangkok.

"Kami melihat peningkatan permintaan untuk hiburan satwa liar,” katanya.

“Ada transparansi yang terbatas pada apa yang terjadi di balik kejadian itu dan bagaimana tempat ini mengambil keuntungan dari binatang,” ujarnya.

Dalam penggerebekan selama sepekan di Kuil Harimau di Bangkok barat, petugas menemukan anak harimau, kulit dan bakai anak harimau di dalam kulkas, serta spesies yang dilindungi lainnya.

Tidak jelas mengapa Kuil Harimau itu menyimpan anak harimau yang tewas dan bagian-bagian tubuh harimau lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X