Rakyat Thailand Peringati 70 Tahun Berkuasanya Raja Bhumibol Adulyadej

Kompas.com - 09/06/2016, 11:47 WIB
Raja Thailand Bhumibol Adulyadej yang duduk di kursi roda membalas sambutan warga yang menunggunya saat kembali ke Rumah Sakit Siriraj dari Istana Agung di Bangkok, Thailand, tempat dia memberikan sambutan dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-84, Senin (5/12/2011). Dok Kompas.comRaja Thailand Bhumibol Adulyadej yang duduk di kursi roda membalas sambutan warga yang menunggunya saat kembali ke Rumah Sakit Siriraj dari Istana Agung di Bangkok, Thailand, tempat dia memberikan sambutan dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-84, Senin (5/12/2011).
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com - Foto Raja Bhumibol Adulyadej dengan kaca mata khasnya bisa ditemukan dengan mudah di ruang-ruang publik Thailand.

Mulai dari papan reklame raksasa di gedung-gedung bertingkat hingga foto-foto di jalan-jalan utama berbagai kota di Negeri Gajah Putih itu.

Setelah berkuasa selama 70 tahun, rakyat Thailand masih menganggap Raja Bhumibol sebagai tonggak kestabilan negeri dengan status setengah dewanya.

Namun, pada Kamis (9/6/2016), di saat Thailand memperingati 70 tahun berkuasanya sang raja, di sisi lain rakyat Thailand mengkhawatirkan kondisi kesehatan raja mereka yang terus memburuk.

Sehingga peringatan 70 tahun berkuasan Raja Bhumibol akan diwarnai dengan doa pagi yang dipimpin 770 biksu, sosok yang dilihat banyak warga Thailand sebagai perlambang pembawa harapan dan kebaikan.

Perayaan ini ingin menegaskan bahwa hubungan antara rakyat Thailand dan raja mereka adalah bagian dari identitas bangsa dan sekaligus mengukuhkan sosok raja sebagai bapak bangsa.

Di sisi lain, perayaan ini juga mengingatkan rakyat Thailand akan suksesi raja yang cepat atau lambat akan terjadi.

Putra mahkota Pangeran Vajiralongkorn (63), adalah penerus tahta Raja Bhumibol. Namun, rakyat Thailand tak terlalu mencintai sang pangeran sebagaimana rakyat mencintai ayahnya.

"Hubungan antara rakyat Thailand dan rajanya sangat dalam, sehingga sangat sulit dijelaskan. Dia adalah bapak negeri ini," kata Kolonel Winthai Suvaree, juru bicara pemerintah junta militer kepada Reuters.

Pada 1946, saat baru berusia 18 tahun, Bhumibol naik tahta yang lolos dari sebuah pergolakan yang mengakhiri sistem monarki absolut pada 1932.

Saat itu, dalam biografi resmi Raja Bhumibol, digambarkan sebagai titik nadir kerajaan Thailand.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X